• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Wanita Menyusui Memiliki Resiko Sakit Jantung Rendah
Diposting Senin, 15-06-2009 | 14:39:22 WIB

Wanita yang menyusui bayinya memiliki risiko yang lebih rendah mengalami serangan jantung, penyakit jantung atau stroke.

Demikian diungkap suatu penelitian. Para peneliti asal Amerika Serikat menemukan, wanita yang menyusui lebih dari satu tahun, berisiko 10% lebih rendah terhadap penyakit tersebut dibandingkan yang tidak menyusui.

Hasil riset yang dilaporkan dalam jurnal Obstetrics and Gynaecology juga menyebutkan, menyusui hanya sekitar satu bulan dapat menekan risiko diabetes, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi. Semakin lama seorang ibu menyusui anaknya, maka akan semakin baik untuk keduanya.

Penelitian membuktikan, menyusui mengurangi risiko kanker ovarium dan payudara serta osteoporosis pada masa yang akan datang. Kemudian, daftar keuntungan bagi bayi yang disusui juga sangat banyak. Air susu ibu (ASI) dapat mencegah anak dari obesitas, diabetes, asma dan infeksi pada telinga, perut dan dada.

Penelitian terbaru di Amerika Serikat itu dilakukan di University of Pittsburgh yang difokuskan pada sekitar 140.000 wanita post-menopause. Menyusui lebih dari satu tahun akan memangkas risiko tekanan darah tinggi hingga 12%, diabetes dan kolesterol tinggi hingga 20%. Peneliti Dr Eleanor Bimla Schwarz mengatakan, pihaknya telah lama mengetahui menyusui penting untuk kesehatan bayi. "Kini kami mengetahui hal itu juga sangat penting untuk kesehatan para ibu," ujarnya.

Dia mengatakan, menyusui merupakan langkah penting bagi tubuh wanita untuk mengembalikan kondisi kesehatan setelah hamil dan persalinan "Ketika proses ini terganggu, maka wanita akan cenderung lebih berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan termasuk serangan jantung dan stroke. Semakin lama ibu menyusui bayinya, maka semakin baik untuk keduanya," terang Scwarz. (muslimdaily.net/dkr/rpblk)




Tweet

Top View

  • Foto Kekejian Tentara Amerika di Irak Beredar
  • Umar Media Rilis Video Eksekusi 15 Tentara ...
  • Pengkhianat Al Qaidah Irak Ditembak Mati
  • Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih ...
  • Narapidana di Penjara Inggris Berbondong-bondong ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Bedah Buku Kritik dan Koreksi Deradikalisasi BNPT ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom

Latest Post

  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Toko Daging Halal Tumbuh di Kanada
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Khawatir Serangan Balasan dari Abu Sayyaf, Militer ...
  • Kelompok 'Teror Big Ben' Bisa Bebas Kurang dari ...
  • Kuwait Selenggarakan Pemilu Parlemen
  • Kubah atau Tanpa Kubah, Muslim Eksplorasi Desain ...
  • Kepala Babi Ditemukan Lagi di Depan Masjid
  • Korupsi Haram, Pelaku Korupsi Memprihatinkan

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed