• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Opini
Partai Nasionalis Tegas Tolak Syariah, Partai Islam Malu-malu Suarakan Syariah
Diposting Rabu, 05-11-2008 | 07:09:02 WIB

Partai Nasionalis Tegas Tolak Syariah, Partai Islam Malu-malu Suarakan SyariahDPR akhirnya mengesahkan RUU Pornografi setelah mengalami penundaan yang sangat lama. Hampir semua fraksi setuju dengan Rancangan UU ini, kecuali Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Damai Sejahtera (PDS). Kedua partai ini memilih walkout dalam sidang paripurna. Memang kedua partai ini sudah sejak awal menentang UU yang diharapkan bisa menghapuskan pornografi.

Read more

Sumpah Pemuda: Dapatkah Mempersatukan Ummat?
Diposting Selasa, 28-10-2008 | 13:02:37 WIB

Sumpah Pemuda: Dapatkah Mempersatukan Ummat? Di bulan Oktober ini terdapat peristiwa yang dianggap penting di negeri ini. Sumpa Pemuda yang terjadi pada 28 Oktober 2008 disebut-sebut sebagai tonggak pemersatu bagi putra putri di negeri ini. Benarkah Sumpat Pemuda tersebut dapat mempersatukan umat ini atau malah sebalikanya? Tulisan berikut akan menjawab bagaimana pandangan Islam menyikapi hal tersebut. Selamat membaca!

Read more

Bahaya Riba Lebih Dahsyat Daripada Zina
Diposting Sabtu, 25-10-2008 | 10:29:10 WIB

Bahaya yang diakibatkan riba jauh lebih dahsyat ketimbang bahaya akibat zina. Contohnya, hanya dalam hitungan minggu 600 juta orang diseluruh dunia langsung terkena dampak krisis keuangan global yang dipicu praktik ekonomi ribawi.

Read more

Saatnya Meninggalkan Ekonomi Neo Liberalisme
Diposting Selasa, 14-10-2008 | 13:31:42 WIB

Saatnya Meninggalkan Ekonomi Neo Liberalisme Krisis keuangan global membuktikan kegagalan kebijakan neo liberalisme dengan mekanisme pasarnya dan menjadi pelajaran sangat berharga. Krisis keuangan global ini menjadi kenyataan yang tidak menyenangkan bagi kalangan ekonom yang tergabung dalam "Mafia Berkeley" yang terlalu berporos pada Washington Consensus. Krisis keuangan yang terjadi saat ini di Amerika Serikat (AS) bukti kegagalan model ekonomi neo liberalisme yang justru menghancurkan sistem keuangan global.

Read more

Benarkah Krisis dan “Bubble” Ekonomi Bukan Bukti Kerusakan Kapitalisme?
Diposting Sabtu, 11-10-2008 | 22:12:21 WIB

 Oleh : M. Sholahuddin, SE, M.Si *Terkait dengan krisis financial di AS yang ditandai dengan kebangkrutan beberapa perusahaan yang bermain di bursa saham, salah satu topik berita visual yang tersaji di CNN adalah “Bubble Watch is needed” (Bubblewatch ). Judul ini memberikan beberapa interpretasi. Pertama, judul itu menyiratkan bahwa bubble dalam ekonomi khususnya yang terjadi di industri keuangan menjadi sebuah kelumrahan sistem. Kedua, diperlukan infrastruktur atau instrumen kebijakan ekonomi yang sifatnya permanen untuk mengidentifikasi kemunculan bubble dan melakukan treatments terhadap kondisi bubble. Akhirnya bubble dianggap tak beda dengan inflasi, sekedar fenomena wajar atau bahkan keniscayaan dalam ekonomi, meskipun implikasi negatif dari bubble berpuluh atau beratus kali lipat bagi perekonomian. Apakah benar demikian ?

Read more

Prinsip dan Akar masalah Krisis Ekonomi Kapitalis
Diposting Jum'at, 10-10-2008 | 20:51:12 WIB

Sebenarnya, siapa saja yang meneliti realitas sistem ekonomi Kapitalis saat ini, akan melihatnya tengah berada di tepi jurang yang dalam, jika belum terperosok di dalamnya. Semua rencana penyelematan yang mereka buat tidak akan pernah bisa memperbaiki keadaannya, kecuali hanya menjadi obat bius yang meringankan rasa sakit untuk sementara waktu. Itu karena sebab-sebab kehancurannya membutuhkan penyelesaian hingga ke akarnya, bukan hanya menambal dahan-dahannya.

Read more

Analisa Kegoncangan Pasar Modal di Barat (3)
Diposting Kamis, 09-10-2008 | 21:05:42 WIB

Adapun hukum syara’ untuk fakta pasar modal adalah sebagai berikut : Sistem perseroan terbatas telah memberikan sifat unik kepada perusahaan, yaitu tanggung jawab terbatas, sehingga sistem ini dapat melindungi para pemilik modal dan pengelola perusahaan dari para kreditor dan pemilik hak lainnya dalam kegiatan perusahaan, jika bisnis perusahaan gagal dan merugi. Para pemilik hak tak dapat menuntut para pesero perusahaan sedikit pun, berapa pun modal yang telah mereka setorkan. Para pemilik hak hanya mendapatkan aset perusahaan yang tersisa.

Read more

Analisa Kegoncangan Pasar Modal di Barat (2)
Diposting Kamis, 09-10-2008 | 21:04:11 WIB

Pasar-pasar modal di Barat tak akan benar-benar eksis, hidup, dan berkembang, kecuali dengan adanya tiga sistem pokok dalam sistem perekonomian kapitalis : 1. Sistem Perseroan Terbatas. 2. Sistem Perbankan Ribawi. 3. Sistem Uang Kertas Inkonvertibel (flat money). Ketiga sistem tersebut bekerja secara sinergis untuk membagi perekonomian kapitalis menjadi dua sektor, yaitu : (1) sektor riil, yang di dalamnya terdapat aspek produksi serta pemasaran barang dan jasa riil, (2) sektor ekonomi modal/kapi- tal, yang oleh sementara orang disebut sektor non-riil.

Read more

Analisa Kegoncangan Pasar Modal di Barat (1)
Diposting Kamis, 09-10-2008 | 21:02:01 WIB

Pada minggu terakhir Oktober 1997 lalu, harga-harga saham di pasar-pasar modal (bursa efek) utama telah jatuh secara drastis. Fenomena ini bermula dari Hongkong, lalu merembet ke Jepang, terus ke Eropa, dan akhirnya sampai ke Amerika. Anjloknya harga saham tersebut terjadi secara ber- turutan dari satu negeri ke negeri lain, mengikuti letak terbitnya matahari di masing-masing negeri tersebut.

Read more

Kebangkrutan Lehman dan Krisis Kapitalisme
Diposting Sabtu, 20-09-2008 | 08:24:43 WIB

Bursa-bursa utama dunia mengalami mengalami goncangan dan kejatuhan harga saham mereka setelah Bank Lehman Brothers pada hari Rabu 14 September 2008 resmi mengumumkan kebangkrutannya, dan mengajukan permohonan proteksi UU kebangkrutan USA pasal 11, yang memungkin perusahaan itu melakukan reorganisasi dan menyusun rencana untuk membayar kreditur dalam jangka waktu tertentu.

Read more

‹ First  < 15 16 17 18 19 > 

Top View

  • Rekaman Audio Diskusi 'Gagal' IndonesiaTanpaJIL vs ...
  • Aktivis JIL Tidak Hadir, Diskusi Jalan Terus ...
  • Ulil Ngeyel Mirip Bani Israel, Kata Sekjen MIUMI
  • Diskusi Irshad Manji Di Malaysia Dibatalkan
  • Kronologi Penangkapan Dian, Warga Solo yang ...
  • Densus 88 Menangkap 2 Warga Solo Setelah Shalat ...
  • Malam Ini, Dialog Pegiat #IndonesiaTanpaJIL vs JIL ...
  • Inilah Alasan Polda Metro Jaya Menolak Konser Lady ...
  • Selama Lima Hari Teguh Wiyono Dilakban Matanya ...
  • Pemuda Muslim Jerman Tergerak Aksi Bela Nabi ...

Latest Post

  • SHIDQ
  • Al Qaidah Klaim Serangan Bom yang Tewaskan 100 ...
  • Pesepakbola Robin Van Persie: Saya Bukan Seorang ...
  • Ibunda Hidayat Nur Wahid Menutup Usia
  • Obama: Hari Depan Makin Keras di Afghanistan
  • [Video] Kata Prof Yunahar Ilyas Soal Islam Liberal
  • Pakistan Larang Twitter Terkait Lomba Karikatur ...
  • Pakistan Blokir Twitter Karena Lomba Foto Nabi
  • Pakistan Ijinkan Lagi Suplai Pasukan NATO
  • Prancis Tarik Pasukan di Afghanistan Akhir Tahun ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed