200 Tentara Amerika Sudah Berada di Tanah Pakistan

Diposting pada Sabtu, 06-02-2010 | 11:50:07 WIB

Militer AS ternyata sudah menempatkan 200 tentaranya di tanah di Pakistan. Jumlah ini berarti dua kali lipat dari yang diungkapkan sebelumnya. Padahal, sebelumnya utusan khusus Amerika Richard Holbrooke mengatakan  "tidak ada pasukan Amerika di Pakistan" . Dan jumlah itu bahkan  belum termasuk sejumlah personel yang melakukan operasi intelijen AS dan kontraktor keamanan di tanah Pakistan.

Berita mengenai kehadiran pasukan Amerika di Pakistan ini mulai ramai dibicarakan sejak tiga tentara Amerika tewas kemarin oleh sebuah bom improvisasi (IED). The New York Times melaporkan bahwa para tentara  Amerika menyamar menggunakan pakaian model Pakistan, namun kendaraan mereka dilengkapi dengan jammer frekuensi radio, alat ini dimaksudkan untuk menghentikan bom yang diledakkan dengan remote. "Namun masih saja, Taliban mampu menembus barisan tersebut dan melakukan pemboman. Dalam insiden ini, 131 orang terluka,menurut laporan The New York Times.

Pihak militer mengatakan kepada Times bahwa selain kematian para tentara kemarin, "12 anggota layanan lain telah tewas di Pakistan sejak 11 September 2001."

Pasukan Amerika yang tewas kemarin adalah pasukan yang dibentuk khusu sebagai pasukan Operasi Khusus dan sebagai tentara "urusan sipil". Ada kemungkinan para tentara itu adalah tentara Operasi Khusus sekaligus tentara "urusan sipil" tersebut. Pasukan Amerika "secara diam-diam telah bekerja pada proyek-proyek pembangunan" di Pakistan. Ini dianggap bagian dari upaya untuk melatih pasukan setempat (Pakistan) sebagai  aksi kontra-perlawanan (dalam hal ini Al Qaida dan Taliban Pakistan). Namun upaya Amerika-Pakistan ini tetap disembunyikan, sebab dikhawatirkan hal ini bisa dijadikan alat propaganda Taliban untuk memenangkan hati penduduk Pakistan. "Musim panas lalu misalnya, para trainer militer Amerika membantu mendistribusikan makanan dan air di kamp-kamp pengungsian yang dihuni lebih dari satu juta orang yang mengungsi dari Lembah Swat setelah terjadi pertempuran besar antara Taliban dan Pasukan Pakistan disana. Tapi, bantuan yang disalurkan Amerika ini juga secara diam-diam. "

Menjaga rahasia keterlibatan Amerika di Pakistan dan mengungkapkan di media menjadi dilema bagi media-media itu sendiri. Hal ini mungkin akan memberikan kepada pihak kelompok perlawanan (Taliban) membuat propaganda yang lebih besar, bahwa Pakistan sebenarnya juga telah dijajah Amerika seperti tetangga mereka Afghanistan.

Nampaknya perang antara Taliban dan militer Pakistan akan tambah seru dengan keterlibatan pasukan Amerika secara langsung. Hal ini tentu saja mengundang para pendukung kelompok jihad di Pakistan yang ada di belahan dunia lain berbondong-bondong menuju Pakistan untuk membantu saudara seiman mereka. Sejarah akan kembali berulang, seperti pada tahun 80an, dimana para pria pemberani dari seluruh dunia datang ke Pakistan untuk berlatih perang dilanjutkan menuju Afghanistan untuk berperang melawan Soviet yang akhirnya mundur tak teratur setelah terseok-seok di Afghanistan.

[MuslimDaily Analis]

Sumber:

http://www.dawn.com/wps/wcm/connect/dawn-content-library/dawn/news/pakistan/04-us-special-forces-conducted-raids-pakistan-qs-02

http://www.muslimdaily.net/berita/internasional/5007/bom-tewaskan-3-tentara-amerika-yang-akan-melatih-tentara-pakistan

http://www.nytimes.com/2010/02/04/world/asia/04pstan.html?hpw

http://www.wired.com/dangerroom/2010/02/3-gis-killed-in-pakistan-when-do-we-start-treating-this-like-a-real-war/

http://mypetjawa.mu.nu/archives/200820.php