• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Konsultasi » Syari'ah » Detail
Waktu Adzan Subuh yang Kepagian
Diposting Kamis, 03-09-2009 | 12:17:28 WIB

Waktu Adzan Subuh yang Kepagian

Soal:

Assalamu'alaikum.

Taqaballallahu minna wa minkum.

Ustad saat ini di tempat saya ada yang mengatakan bahwa adzan subuh saat ini kepagian atau belum waktunya subuh (jadwal yang ada di Indonesia untuk Adzan subuh itu belum waktunya fajar shadiq). Mohon penjelasannya tentang hal di atas, dan berapa menit lamanya antara fajar kadzib dan fajar shadiq?


Jazakumullah khair,

Wassalam,
Abu Qahthan

Jawab:

بسم الله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه، أما بعد؛

Wa’alaikum salam.

Memang benar itu, bahkan tidak Cuma di Indonesia tapi di seluruh belahan dunia rata-rata tidak pas waktu alias kepagian. Hanya saja masing-masing tempat berbeda selisih waktunya, ada yang pendek (sekitar 5 menit) tapi ada juga yang sampai 30 menit sebelum masuk waktu.

Kesalahan ini berangkat dari terlalu bertumpunya kita selama ini thd Jadwal Shalat Abadi yang disusun ”hanya” berdasarkan hisab falaki, bukan dengan ru’yah (alias dengan mengamati langsung). Antum bisa baca informasi selengkapnya tentang hal ini di www.qiblati.com di pojok fajar. Silakan download semua artikel dan gambar yg ada di sana.

Untuk selang antara fajar kadzib dengan fajar shadiq harus dilakukan pengamatan langsung, tapi ala kulli haal, bila antum tinggal di solo dan sekitarnya maka tidak perlu repot2, cukup setel radio pada frekuensi FM 94,40 MHz, yaitu Radio Suara Al Qur’an yang diasuh oleh Ma’had Al Ukhuwwah Sukoharjo.

Ana pernah telepon langsung ke Muadzin-nya dan menanyakan tentang standar waktu mereka dalam mengumandangkan adzan, ternyata mereka memakai RU’YAH LANGSUNG SETIAP HARI UNTUK SHALAT 5 WAKTU, dan ini sesuatu yang sangat-sangat baik dan paling sesuai sunnah Rasulullah, serta paling terjamin keakuratannya. Mereka bisa melakukan hal tersebut karena lokasi mereka di pesawahan yang tidak banyak cahayanya, jadi fajar bisa terlihat, meski tidak tiap hari, jadi saat terlihat mereka adzan berdasarkan itu, namun saat tidak terlihat maka adzannya seperti kemarinnya.
 

(Dijawab oleh Ustadz Sufyan bin Fuad Baswedan, Lc)

 

 




Tweet

Top View

  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri

Latest Post

  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...
  • Partai Islam Malaysia Kampanyekan Valentine Haram, ...
  • Zionis Israel Khawatir “Senjata Musuh” Jangkau ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed