• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Lepas » Detail
Sekelumit Fakta Kelompok Boko Haram Melawan Rezim Pemerintah Sekuler Nigeria
Diposting Selasa, 04-08-2009 | 11:47:09 WIB

Anda pasti sudah mendengar apa yang disebut-sebut sebagai sekte "Boko (pendidikan barat) Haram" di Nigeria. Dan juga telah dilaporkan jika pemimpin mereka telah terbunuh. Saya akan ceritakan singkat mengenai situasi sebenarnya.

Pemimpin mereka yang telah Syahid (insya Allah) adalah seorang saudara kita yang masih muda berumur sekitar 40 tahunan, ia mempunyai empat istri dan 20 anak. Ia seorang hafidz Qur'an dan sedang melanjutkan lagi studinya. Ia belajar Islam dari ayahnya sendiri dan Syaikh-Syaikh di daerahnya. Diantaranya, ia belajar kepada seorang syaikh yang terkenal di daerahnya bernama Syaikh Ja'far. Namun kemudian ia tidak sejalan dengan syaikh-nya tersebut dalam persoalan Al Wala' wal Bara' yang membuat ia meninggalkan syaikhnya tersebut dan mencari ilmu yang sebenarnya mengenai Tauhid dan Al Wala' wal Bara'.

Muhammad Yusuf, demikian namanya, banyak menghadapi tuduhan miring orang-orang, baik dari pemerintah dan sebuah kelompok di sana yang menamakan dirinya Ahlu Sunnah. Namun Sang Imam (Muhammad Yusuf_red) tidak pernah takut dan surut. Ia pernah dipenjara beberapa kali bersama para muridnya dan dalam beberapa kesempatan ia pernah dipukuli dan ditangkap karena dakwahnya. Semua menuduh dia dengan tidak baik, padahal dalam perdebatan-perdebatan ia selalu dapat menang dengan dalil-dalil yang kuat. Kemudian ia memilih untuk berhijrah dari sekolahnya yang berideologi barat yang ia anggap penyebab utama kerusakan Aqidah dan Tauhid. Ia membuktikannya melalui sebuah buku populer karangan Shaikh Shaikh Bakar Abu Zaid - Madarasil I'lamiyya (المدارس العالمية).

Karena sebagian ulama besar dan masyarakat terkena Hubbu ud dunya (cinta dunia), dan sertifikat yang diberikan sekolah adalah seperti tiket untuk mencari dunia. Kemudian mereka mulai memusuhi
Muhammad Yusuf. Mereka tidak mengakui jika Muhammad Yusuf benar-benar ingin menegakkan Syariah Islam di Nigeria. Imam berkali-kali menjelaskan mengenai hal ini, namun mereka memilih untuk tidak mendengar. Ia pun terus menerus menyuarakan panggilan kebenaran ini, lama-kelamaan ia mulai menarik diri (meninggalkan) Halaqah-nya yang bernama Ahlus Sunnah.

Hal ini semakin membuat mereka marah dan pemerintah menyebut ia hanya mencari masalah. Ia difitnah dengan stigma-stigma negatif seperti bukan Muslim sejati. Pemerintah pun semakin keras memperlakukan kelompok Imam Muhammad Yusuf tersebut. Namun dakwah Imam mengenai Tauhid dan Al Wala' wal Bara' terus berlanjut, namun perlakuan kasar terus mereka terima. Beberapa murid Muhammad Yusuf pernah mengubur empat rekan mereka yang meninggal dalam kecelakaan ketika keempat murid tersebut diberhentikan paksa oleh polisi dengan alasan tidak memakai helm secara benar. Namun mereka malah dipukuli oleh polisi.

Melihat ini beberapa kawan lain ikut membantu agar polisi menghentikan pemukulan tersebut. Namun polisi malah menembaki mereka. Kejadian tersebut benar-benar terjadi dan pemerintah sama sekali tidak berbuat apa-apa. Pada saat itu, Sang Imam sedang dalam kunjungan rutin ke suatu daerah kemudian ia diberitahu mengenai kejadian tersebut.

Kemudian Sang Imam mulai membuat rekaman video sepanjang satu jam yang merupakan surat terbuka kepada pemerintah federal dan sekaligus ancaman kepada pemerintah. Hal ini membuat murid-murid Muhammad Yusuf dari berbagai tempat di Nigeri pindah ke Maiduguri.

Beberapa hal lain yang menyebabkan perang antara anggota Imam dan sebuah kelompok bernama Ahlu Sunnah (yang kemudian diketahui mereka sebenarnya berfaham Sufi). Salah satu naqib-nya ditahan di sebuah daerah oleh polisi, kemudian beberapa anggota lainnya mengadakan protes di kantor polisi tersebut dengan tuntutan agar saudaranya yang ditahan tersebut dibebaskan. Yang terjadi adalah, polisi justru menembaki mereka semua, dan banyak yang tewas dalam kejadian tersebut (insya Allah Syahid). Kemudian dalam kejadian lain, beberapa anggota lainnya juga meninggal ditembaki saat mereka sedang melaksanakan Shalat Subuh. Hal inilah yang kemudian memicu pertempuran besar.

Dari salah satu sumber dilaporkan, Imam akan melakukan serangan balasan di lain waktu karena sedang persiapan untuk bulan suci dan beberapa persiapan lainnya. Namun ia terpaksa harus menyerang karena dia mendapat informasi bahwa markasnya akan dihancurkan oleh pemerintah.

Mereka segera mengambil alih banyak tempat di Maiduguri. Karena polisi tidak dapat mengatasi mereka maka diterjunkanlah banyak tentara bersama persenjataan berat, semisal tank dan panser.
 Bahkan dikabarkan anak buah Imam berhasil menangkap salah satu tank dan membunuh banyak personel tentara - lebih dari dua ratus.

Awal serangan dipimpin langsung oleh Syaikh Imam sendiri dan asistennya. Namun asistennya syahid dalam pertempuran tersebut. Pertempuran masih terus berjalan. Pemerintah meminta ia untuk mundur, sebab jika ia tidak menghentikan serangan maka tentara akan mulai melampiaskan kemarahannya kepada rakyat sipil tak berdosa. Jadi Imam Muhammad Yusuf terpaksa harus mundur, namun ternyata ia dikhianati oleh mata-mata musuh yang menyebabkan ia terbunuh (Syahid insya Allah).

Komandan Imam lain telah mampu untuk menarik mundur pasukan secara aman dan berjanji akan melanjutkan Jihad. Dan sekarang ada perintah dari presiden Murtad bahwa semua orang dengan ide-ide seperti ini harus segera ditangkap dan dibunuh.

Saudara-saudaraku, saya disini hanya ingin menjelaskan dan menceritakan. Jangan lupakan doa kalian terhadap kami. Bantu kami menginformasikan kepada dunia mengenai penindasan terhadap para Muwahidin dan bantulah mereka dengan nasihat. Memang terdapat kesalahan dari saudara-saudara kita di sana, tapi bukan saatnya kita membicarakan itu. Aqidah mereka adalah murni Ahlu Sunnah wal Jama'ah. Mereka bukan Takfiri dan mereka adalah orang-orang terbaik dari umat Muslim di daerah sana.

Semoga Allah menolong kita semua.

[muslimdaily.net/diambil dari sebuah posting komentar di situs Anwar-al Awlaki]




Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Ratusan Polisi New York yang Selamat Pada Serangan ...

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed