• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Artikel » Santai » Detail
CAKRUK, Hanya Soal Penampilan
Diposting Selasa, 21-04-2009 | 07:32:26 WIB

CAKRUK, Hanya Soal Penampilan

Pernah dalam sebuah kesempatan, saya bergabung dengan sebuah training kepenulisan. Seperti layaknya seorang peserta, saya duduk di barisan pertama, datangnya pertama pula. Kemudian datang peserta yang lainnya, dan membuka percakapan dengan saya. Di awal perkenalan itu, tiba-tiba ada sebuah pertanyaan kepada saya, "Bapak dari partai itu ya?" Teman baru saya itu menduga saya adalah bagian dari sebuah partai dakwah tertentu. Saya pun hanya tersenyum dan kemudian berkata, "Bukan kok."

Pada kesempatan yang lain, saya pernah diundang ke sebuah acara workshop pengembangan diri. Kali ini saya diundang sebagai pembicara dan bukan sebagai peserta. Selama menunggu acara, seorang ikhwan mengajak saya ngobrol banyak. Dari mulai hal-hal sepele hingga strategi dakwah di kampus. Nah, di sesi ini, saya diberikan informasi-informasi rahasia sebuah gerakan dakwah harakah tertentu. Ikhwan itu berpikir saya adalah bagian dari mereka. Sehingga semua informasi diberitahukan ke saya. Dari mulai strategi global hingga strategi detail.

Hingga kini saya pun masih bertanya-tanya kenapa mereka melakukan itu ya? Saya pun kemudian berpikir mungkin karena penampilan saya. Karena sampai hari ini orang selalu melihat dari segi penampilan saja. Bahkan dari sebuah penampilan, seseorang langsung dipetakan sebagai anggota gerakan Islam tertentu. Misalnya saja, ketika ada seorang yang gemar memakai gamis panjang serba putih, memakai kopiah haji putih dan jenggotnya panjang menjuntai, setiap kali ngomong selalu masalah aqidah dan sering bicara bid'ah, maka orang dengan stereotype seperti ini langsung dipetakan sebagai kelompok X.

Berbeda lagi dengan seseorang yang terlihat necis, pakaian rapi ala eksekutif muda, baju dimasukkan dan memakai ikat pinggang. Celana kegombrangan hingga mungkin menutup mata kaki. Setiap kali bicara selalu menyinggung masalah partai, demokrasi dan hak asasi manusia yang dilabeli Islam. Maka orang dengan typikal ini langsung dipetakan sebagai kelompok dakwah tertentu juga.

Berbeda lagi dengan mereka yang memakai peci ala Taliban, berpakaian baju koko biasa, celana di atas mata kaki dan juga berjenggot. Apa yang dibicarakan melulu pada soal jihad, jihad dan jihad. Maka orang dengan ciri ini juga akan segera dipetakan sebagai kelompok Islam tertentu.

Lalu apa yang akan terjadi jika stereotype ini tidak bisa lagi sebagai patokan. Bergamis tetapi suka ngomong demokrasi, atau bertampang necis tapi suka bicara jihad, atau malah bertampang mujahidin tetapi malah suka membid'ahkan orang lain? Saya pun tidak bisa menjawabnya. Karena penampilan memang bukan sebuah jaminan. Fikrah hanya bisa dilihat pada saat berdialog dan beradu argumen, Sedangkan penampilan bisa saja berbeda dengan apa yang ada di dalam hati dan pikirannya. Hum, semoga setelah membaca tulisan ini, Anda tidak penasaran, penampilan saya seperti apa.




Tweet

Top View

  • Foto Kekejian Tentara Amerika di Irak Beredar
  • Pondok Ngruki Bangun Masjid Senilai 5 Milyar ...
  • Umar Media Rilis Video Eksekusi 15 Tentara ...
  • Pengkhianat Al Qaidah Irak Ditembak Mati
  • Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih ...
  • Narapidana di Penjara Inggris Berbondong-bondong ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Bedah Buku Kritik dan Koreksi Deradikalisasi BNPT ...

Latest Post

  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Toko Daging Halal Tumbuh di Kanada
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Khawatir Serangan Balasan dari Abu Sayyaf, Militer ...
  • Kelompok 'Teror Big Ben' Bisa Bebas Kurang dari ...
  • Kuwait Selenggarakan Pemilu Parlemen
  • Kubah atau Tanpa Kubah, Muslim Eksplorasi Desain ...
  • Kepala Babi Ditemukan Lagi di Depan Masjid
  • Korupsi Haram, Pelaku Korupsi Memprihatinkan

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed