Bulan ini Presiden AS, Barack Husein Obama dijadwalkan akan mengunjungi Indonesia. Dia akan berkunjung ke Indonesia pada 20-22 Maret 2010. Selain di Jakarta, Obama juga berencana akan berkunjung ke Yogyakarta.
Hari ini kita masih saja terganggu dengan munculnya blog penghina Islam. Blog semacam ini sengaja ada untuk memancing amarah umat Islam. Semakin banyak komentar yang mencemooh, maka semakin senang pembuat blog tersebut.
Curhat itu biasa saja sebenarnya. Tetapi menjadi tidak biasa manakala orang yang curhat adalah orang yang berpengaruh. Tentu saja akibatnya bisa sangat berbeda....
Segala penjuru membicarakan isu yang sama, KIAMAT. Banyak anak muda juga terbawa arus membicarakan persoalan yang sama, apakah benar tahun 2012 adalah akhir dari dunia.
Mengapa kasus Bibit dan Chandra bisa sangat fenomenal. Lebih dari satu juta pendukung di facebook bersimpati mendukungnya. Mengangkat mereka sebagai pahlawan dan meminta mereka segera dibebaskan dan kasusnya ditutup. Bagaimana dengan para "teroris"?
Baru-baru ini lantang terdengar usulan untuk melarang buku-buku tulisan Sayyid Qutb. Alasannya, buku-buku inilah yang menyuburkan ideologi 'terorisme' di Indonesia.
Dari situ kita belajar, bahwa berislam berarti menyerahkan diri kita sepenuhnya kepada ketentuan Allah. Apa yang Allah mau, apa yang Allah inginkan, kita akan berusaha melakukannya. Tanpa pamrih, tanpa embel-embel dan tanpa tuntutan apa pun.
Hari kemenangan diartikan sebagai hari kebebasan dari belenggu Ramadhan. Idul Fitri diartikan dengan hari dimana kembali bisa berlebih-lebihan, baik soal makanan atau nafsu-nafsu yang lainnya.
Apakah masuk akal di saat umat Islam sahur malah disuguhi tontonan orang menyanyikan lagu-lagu cinta? Apa hubungannya berkaraoke ria dengan khusuknya ibadah Ramadhan umat Islam?
Aku sendiri juga tidak tahu, kenapa kamu bisa sebegitu pandai menulis status. Padahal sehari-hari yang aku tahu, kamu tidak selembut itu. Gayamu urakan, cara bicaramu juga sering tidak berkesan, dan tidak terlalu sopan.