• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Teknologi » Detail
10 Pesawat Tak Berawak Israel akan Beroperasi di Afghanistan
Diposting Sabtu, 12-12-2009 | 09:58:50 WIB

10 pesawat baru Israel tanpa awak (UAVs) akan mulai debutnya di Afghanistan  pekan ini, sebelumnya Industri Aerospace Israel (IAI) sudah mengirimkan pesawat tanpa awak jenis Heron kepada Pasukan Kerajaan Australia hari Kamis kemarin.

Dibawah kontrak senilai 91 juta dolar, militer Australia akan menerima 10 pesawat Heron. Perusahaan Israel tersebut sebelumnya sudah bekerjasama dengan militer Kanada di Afghanistan untuk maintenance peralatan udaranya.

Pesawat Heron Israel ini mirip dengan Drone produksi Amerika yang sering menewaskan sipil di Pakistan ini juga akan dipakai militer Jerman. Pemerintah Brazil juga mengumumkan bahwa telah menyiapkan dana 350 juta dolar untuk membeli pesawat tak berawak Heron untuk berpatroli udara di kota dan perbatasannya. Pesawat ini juga akan digunakan sebagai keamanan udara pada saat ajang Piala Dunia 2014 dan Olimpiade 2016.

Militer Australia memilih pesawat Heron Israel ini diantara kompetitor lainnya setelah pesawat ini terbukti sukses dalam pengujian intelejensi, pengawasan dan kemampuan pengintaian. Dibawah perjanjian Israel dan Australia, pesawat jenis Heron ini akan mulai beroperasi pada awal 2010 untuk satu tahun pertama, dan pilihan penambahan lagi untuk dua tahun.

Militer Australia berharap, dengan penggunaan Heron ini akan dapat meningkatkan kemapuan operasi militer Australia di Afghanistan. Pesawat Heron ini termasuk jenis pesawat tak berawak Medium Altitude Long Endurance, yang dapat terbang selama 30 jam dengan ketinggian 30,000 kaki dan mampu membawa beban seberat 250 kg.

Sayapnya mempunyai lebar 16,6 meter, saat take off ia mempunyai berat 1,200 kg, dapat dikendalikan secara otomatis dari jarak ratusan kilometer. Pesawat ini sudah didesain khusus untuk terbang di iklim dan kondisi Afghanistan.

[muslimdaily.net/jpost]




Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Ratusan Polisi New York yang Selamat Pada Serangan ...

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed