Dalam upaya untuk melawan kecanduan alkohol, pemain sepak bola Muslim Perancis Franck Ribery telah membuka sebuah bar bebas alkohol yang akan memberikan jus buah.
"Saya ingin sebuah konsep yang sedikit berbeda dari biasa," kata berusia 28 tahun surat kabar Prancis La Voix du Nord, sebagaimana dilansir laman onislam.net pada hari Selasa 3 Januari.
Diberi nama "O'Shahiz", bar itu mengambil nama dari dua putri Ribery, Shahinez dan Hizya.
Gelandang Bayern Munich diyakini telah memeluk Islam pada tahun 2006 setelah menikahi seorang wanita Muslim asal Maroko.
Meskipun dia jarang berbicara tentang keyakinan barunya, Ribery baru-baru ini mengatakan kepada majalah Le Paris Match bahwa dia merasa "aman" dengan Islam.
Ribery mengatakan bar bebas alkohol di kota kelahirannya, Boulogne-sur-Mer bertujuan untuk mendorong orang Prancis untuk meninggalkan minuman alkohol dengan menawarkan alternatif atmosfer bebas alkohol.
Bar baru ini juga akan mengalokasikan area untuk Muslim Perancis yang merasa tidak nyaman di bar yang menawarkan minuman alkohol.
Islam melarang minuman keras dengan jelas. Haram bagi Muslim dari minum atau bahkan menjual alkohol.
Aturan umum dalam Islam adalah bahwa setiap minuman yang membuat orang mabuk ketika diminum adalah melanggar hukum agama, baik dalam jumlah kecil dan besar.
Sebuah penelitian di Inggris yang dirilis pada bulan November 2010 menemukan bahwa alkohol adalah zat yang lebih berbahaya dan mematikan dari heroin atau kokain.
Alkohol menjadi penyebab atas kematian 195.000 orang di 27 negara Uni Eropa setiap tahun dan lebih dari 10.000 kematian akibat alkohol terkait kecelakaan di jalan, dengan orang-orang muda memiliki resiko terbesar.
Alkohol juga menjadi sebab atas 7,4 persen dari semua sakit dan kematian dini di Uni Eropa, demikian laporan sebuah komisi Uni Eropa pada tahun 2006.
[muslimdaily.net/onislam]
Pesepakbola Muslim Buka Bar Bebas Alkohol
Diposting Rabu, 04-01-2012 | 06:16:48 WIB
Diposting Rabu, 04-01-2012 | 06:16:48 WIB
