Remaja Amerika Minta Maaf Dihadapan Jamaah Shalat Usai Rusak Masjid

MURFREESBORO, muslimdaily.net – Seusai shalat Jum’at, pada tanggal 9 Maret, dua remaja yang tahun lalu melakukan aksi perusakan terhadap Pusat Islam Murfreesboro, Tennessee, kembali ke tempat tersebut untuk meminta maaf.

“Kami hanya ingin mengatakan betapa sangat, sangat minta maaf kepada kalian semua. Kami tidak ingin ada yang melakukan hal itu ke gereja kami dan kami tidak dapat membayangkan kekecewaan dan rasa sakit dan ketakutan yang kami timbulkan, ” Charlie Stout dan Thomas Gibbs menyesal saat mereka berbicara dihadapan jamaah Jum’at dengan pengacara dan anggota keluarganya di samping mereka, ktvq.com melaporkan, demikian lansir aboutislam.net.

“Saya hanya meminta Anda untuk memaafkan tindakan konyol, bodoh dan tidak dewasa.”

Pada hari Jumat, dihadiri oleh ratusan umat Islam di masjid Pusat Islam tersebut, Stout dan Gibbs duduk di belakang dan mendengarkan khotbah tentang memberi maaf.

“Saya berharap ceramah tadi merupakan pelajaran bagi para remaja itu. Saya harap mereka berjalan dengan pemahaman Islam yang lebih baik, ” kata Saleh Sbenaty, seorang anggota dewan di pusat Islam tersebut.

Segera setelah permintaan maaf tersebut, Dr. Ahmad Abu-Halimah membaca sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Dewan Pusat Islam Murfreesboro yang sebagian isinya mengatakan, “Kami memaafkan kalian. Kami memaafkan kalian atas perilaku yang telah dilakukan, dan kami mengharapkan masa depan yang lebih baik dan lebih bijaksana bagi kalian. ”

Beberapa jamaah setelah permintaan maaf mendekati remaja untuk menjabat tangan mereka dan berterima kasih atas permintaan maaf mereka.

“Itu sangat berarti bagi kami. Membutuhkan keberanian bagi seseorang untuk mengakui kesalahannya dan orang-orang ini cukup berani untuk menghadapi apa yang mereka lakukan, ” kata Sbenaty.

“Pusat Islam Murfreesboro melanjutkan program penjangkauan masyarakat untuk mendidik masyarakat tentang Islam,” lanjutnya.

ada bulan Juli 2017, kedua remaja tersebut tertangkap saat kamera video pengawas melakukan aksi corat-coret di luar masjid berisi ujaran kebencian. Mereka juga melempar daging babi ke pintu masuk. Kedua pria tersebut didakwa oleh dewan juri federal pada bulan September berikutnya.

Stout dan Gibbs dijadwalkan tampil di pengadilan federal di Nashville pada tanggal 27 Maret. Jika terbukti bersalah, kedua pria tersebut dapat menghadapi hukuman setahun di penjara dan denda ribuan dolar .

Rahmadi

Rahmadi

kontributor, karyawan swasta, penerjemah freelance
share on: