Pemabuk Sekarang Juga Mainan Bom

AMBON, muslimdaily.co – Sabtu pagi (06/04) sekitar pukul 04.30 WIT, sebuah ledakan bom terjadi di Jalan Sultan Hasanuddin, Tanjung Bawah, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Maluku.

Seperti dilansir Metrotvnews, Ledakan terjadi tepat di depan rumah keluarga Nur Sam, 46, yang berada di lorong tanjakan, sekitar lima meter dari jalan raya. Ledakan tersebut juga melukai Jamaludin, 35, yang terkena pecahan kaca rumah Nur Sam.

Di lokasi ledakan terdapat lubang berdiameter 20 sentimeter (cm) dengan kedalaman 15 cm. Selain merusak rumah Nur Sam, ledakan juga merusak dinding, jendela, dan atap dua rumah lainnya yang berada di sekitar lokasi.

Setelah peristiwa ledakan, Tim Gegana Polda Maluku langsung mendatangi dan menyisir lokasi ledakan bom. Di tempat kejadian perkara ditemukan lempengan besi yang diduga seroihan material bom rakitan.

Bom Diduga Dilempar Pemabuk
Siang harinya, aparat polisi mengaku sudah mengetahui indentitas dan ciri-ciri pelaku peledakan bom. Pelaku peledakan berjumlah lebih dari satu orang, dengan menggunakan dua sepeda motor.

“Kami sudah mengetahui indentitas dan ciri-ciri pelaku. Jumlah mereka lebih dari satu orang. Bisa dua, bisa tiga, atau empat orang. Saat ini tim kami sedang bekerja, pelaku kemungkinan masih di Pulau Ambon,” kata Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ajun Komisaris Besar Suharwiyono, seperti dikutip Metrotvnews.

Menurutnya, peledakan bom tersebut terkait dengan masalah minuman keras (miras). Sebelum terjadi ledakan, ada sejumlah pemuda dari kawasan lain yang menggelar pesta miras di lokasi tersebut. Mereka ditegur sejumlah warga di kawasan tersebut sehingga sempat terjadi keributan antara pemuda yang tengah pesta miras dengan warga setempat.

Setelah itu para pemuda yang mabuk miras pergi, namun kemudian kembali lagi. “Tidak lama setelah keributan akibat dilarang pesta miras tersebut, kemudian terjadi ledakan bom di sekitar lokasi pesta miras,” kata Kapolres.

Ia juga menyatakan ledakan tidak terkait dengan jaringan teroris maupun pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang prosesnya tengah berjalan.

Suharwiyono mengatakan, di lokasi ledakan bom polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya sisa miras, dua pasang sandal yang diduga milik pelaku, serta barang bukti serpihan bom.

Leave a Response

share on: