Muslim Di Colchester, Inggris, Sumbang Setengah Ton Makanan Untuk Tunawisma

LONDON, muslimdaily.net – Komunitas Muslim di Colchester,Inggris, telah menyumbangkan setengah ton makanan untuk membantu mereka yang membutuhkan.

“Pusat komunitas memiliki tujuan untuk memastikan bahwa kami membantu masyarakat setempat dan melakukan sebanyak mungkin,” Shoomi Chowdhuri, dari Pusat Komunitas Islam Colchester, mengatakan kepada Gazette News Senin 12 Maret 2018, demikian lansir aboutislam.net.

“Ini adalah seruan untuk bertindak agar kita melakukan sesuatu dan setiap orang melakukan banyak usaha. Sumbangan datang dari seluruh penjuru Colchester dan Ipswich, dan begitulah sumbangan menakjubkan ini terjadi.”

Persediaan, yang mencakup 447,6 kg makanan kaleng, beras, selai, jus buah, perlengkapan mandi, dan keripik ini sekitar tiga kali lebih besar dari donasi yang biasa diberikan supermarket.

Bahan makanan tersebut dikumpulkan di Colchester Islamic Community Centre sebelum diberikan ke bank makanan di Colchester.

“Ini adalah sumbangan yang sangat besar hampir setengah ton, yang kami terima dengan syukur minggu ini,” ungkap Michael Beckett, Manajer Interim bank makanan Colchester , seraya memuji kemurahan hati komunitas Muslim.

“Sebagai badan amal lokal kecil, kami mengandalkan sumbangan dari masyarakat termasuk makanan dan tentunya sumbangan finansialuntuk membantu kami, uuntuk terus memberikan dukungan darurat bagi masyarakat lokal yang dalam krisis.”

Muslim Di Sheffield Juga

Muslim di Sheffield, South Yorkshire, juga aktif dalam menawarkan bantuan kepada yang membutuhkan selama musim dingin.

Selama musim dingin, An Nasiha, sebuah kelompok yang bekerja secara lokal dan nasional untuk mempromosikan pemahaman Islam yang lebih baik di Inggris Raya, memberikan bantuan makanan untuk para tuna wisma.

“Tinggal di Inggris Anda berpikir bahwa setiap orang telah mendapatkan uang tapi Anda akan terkejut jika Anda keluar ke jalanan,” anggota kelompok, Naheem Khaliq, mengatakan kepada The Star.

“Anda melihat kenyataan dan itu menghancurkan kita. Kita ingin orang lain memiliki apa yang kita miliki. ”

“Dingin sekali tapi kita memiliki pemanas, kita bisa membayar tagihannya. Tapi ada orang di sini yang haus, kedinginan dan hanya butuh sedikit bantuan. Biskuit dan teh hanya merupakan inisiatif kecil namun hal-hal kecil bisa membuat perbedaan besar.”

Penyelenggara mengatakan bahwa mereka berharap acara tersebut akan menjadi kegiatan bulanan dan mendorong orang lain untuk melakukan langkah yang sama.

Rahmadi

Rahmadi

kontributor, karyawan swasta, penerjemah freelance
share on: