Presiden Obama menyatakan bahwa wabah virus flu babi di Amerika Serikat sudah menjadi keadaan darurat nasional.Virus H1N1 sejauh ini telah memakan korban lebih dari seribu orang meninggal dunia di Amerika
Gedung Putih mengatakan pernyataan Presiden Obama mengenai keadaan darurat nasional akan memberikan peluang kepada petugas kesehatan untuk menangani virus tersebut, yang memungkinkan mereka tidak mengikuti persyaratan peraturan federal, guna mengambil keputusan yang dibutuhkan.
Flu babi sekarang sudah menjalar hampir di seluruh negara bagian Amerika Serikat, dan kebanyakan sudah melewati tingkat epidemi.
Pejabat berwenang di bidang kesehatan mengatakan anak-anak paling banyak menjadi korban, yaitu sekitar 100 anak-anak tewas, dari seribu orang yang menjadi korban sejauh ini.
Dalam pernyatannya, Presiden Obama mengatakan pandemi H1N1 di tahun 2009, terus melakukan evolusi.
"Jumlah penderita meningkat dengan cepat di berbagai komunitas di seluruh negeri, dan berpotensi membuat dinas kesehatan lokal kewalahan menanganinya," kata Obama.
Dia menambahkan bahwa pemerintah sudah mengambil berbagai langkah proaktif untuk menerapakan beberapa langkah menangani ini, dan sudah membuat vaksin anti flu babi.
Namun pemerintah mengaku bahwa ada keterlambatan dalam penyebaran vaksin tersebut.
Semula diharapkan 120 juta dosis vaksin akan disebarkan di pertengahan Oktober.
Tetapi sekarang diperkirakan sekitar 50 juta akan dikirim pertengahan November dan 150 juta di bulan Desember.
[muslimdaily.net/bbc]
