Seorang warga Mesir berusia 28 tahun mengidap virus A(H1N1) setelah pulang melaksanakan umroh.
Mesir menyatakan kasus pertama kasus flu babi yang diderita warganya setelah pulang melaksanakan umroh di tanah suci, lapor koran Mesir hari Kamis. Lelaki berumur 28 tahun tersebut ditemukan telah terjangkit virus A(H1N1) selama melaksanakan umroh, kata menteri kesehatan Abdel Rahman Shahin kepada harian Al-Akhbar.
"Lelaki itu tiba di Mesir hari Selasa, dan langsung di bawa ke rumah sakit dan sekarang kondisinya stabil", kata Shahin.
Menteri Kesehatan telah mewanti-wanti bahaya yang bisa ditularkan oleh flu babi saat dilaksanakan ibadah haji di Mekah yang akan dilaksanakan oleh jutaan umat Muslim dari seluruh dunia.
Salah satu ulama Mesir, Sheikh Ali Goma mengatakan ia tidak akan mengeluarkan fatwa larangan haji bagi penduduk Mesir tahun ini, namun pejabat bagian kesehatan mengatakan, semua jamaah haji asal Mesir akan dikarantina sekembalinya dari Mekah.
Kairo sampai saat telah melaporkan 44 kasus flu babi, 13 pasien sampai saat ini masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dalam update globalnya hari Rabu ini melaporkan
telah ada 55,867 laboratotium diseluruh dunia yang melaporkan kasus ini (virus A(H1N1)), virus ini menyerang di 109 negara dan sudah 238 orang mati akibat virus ini sejak akhir Maret lalu.[muslimdaily.net/meo]