Mahasiswanya Dilecehkan Saat Shalat, Kampus Inggris Minta Maaf

LONDON, muslimdaily.net – Manajer Fakultas Hukum di London School of Economics and Political Science di Inggris telah meminta maaf kepada seorang mahasiswa Muslim yang secara fisik dan verbal dilecehkan pekan lalu oleh petugas keamanan LSE saat dia sedang shalat.

“LSE sedang menyelidiki ‘tuduhan serius’ dan anggota staf terkait telah dikeluarkan dari tugas sambil menunggu penyelidikan,” kata seorang juru bicara LSE.

Menurut Islam21c, sebuah video tentang insiden tersebut dimuat di halaman Facebook yang menunjukkan petugas keamanan LSE melecehkan Banu Hammad, seorang mahasiswa Hukum tingkat pertama yang tengah menjalankan shalat, demikian laporan aboutislam.net, 12 Februari 2018.

LSE sebenarnya menyediakan fasilitas mushala untuk para mahasiswa, namun terletak di gedung lain saat Hammad ingin menunaikan shalat, dimana saat itu ia juga akan mengikuti kuliah di fakultas hukum. Jadi dia menemukan sebuah sudut yang tenang dan melakukan shalat hingga petugas datang dan mengganggunya. Meski ia shalat dengan tenang dan tidak mengeluarkan suara bising, petugas itu memaki dan mendorongnya hingga tersungkur ke tembok.

Kejadian yang terjadi pada hari Kamis 8 Februari ini direkam oleh mahasiswa lain yang berada di lokasi tersebut. Seiring dengan permintaan maaf manajer, Security Operations Manager Richard Mulcahy mengatakan bahwa ada laporan resmi atas peristiwa ini.

Tim dari Serikat Mahasiswa LSE (SU) juga telah menyatakan penyesalannya bahwa seorang mahasiswa telah mengalami pelecehan ini.

Ikatan mahasiswa Muslim LSE juga menyesalkan peristiwa ini dan menyebutnya sebagai tindakan Islamphobia yang jelas yang telah terjadi di kampus. Mereka mendesak sekolah tersebut untuk bertindak cepat dalam menangani masalah ini dan mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa kampus bebas dari Islamofobia dan segala bentuk diskriminasi lainnya.

London School of Economics and Political Science (juga dikenal sebagai London School of Economics atau LSE) adalah sebuah universitas riset negeri khusus dalam ilmu sosial terletak di London. Kampus ini melahirkan alumni-alumni terkenal dari berbagai penjuru dunia seperti George Soros, CEO Air Asia Tony Fernandes, dan lain-lain.

Rahmadi

Rahmadi

kontributor, karyawan swasta, penerjemah freelance
share on: