• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Lokal » Detail
Korupsi Haram, Pelaku Korupsi Memprihatinkan
Diposting Jum'at, 03-02-2012 | 08:22:14 WIB

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak KH Emben Umyani mengaku pelaku korupsi di Tanah Air cukup memprihatinkan, sehingga penegakan hukum harus tegas dan tidak tebang pilih.

"Selama ini penegakan hukum bagi pelaku korupsi belum maksimal," kata KH Emben Umyani di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat.

Ia mengatakan, gejala korupsi di Tanah Air sudah merupakan seni dan budaya sehingga berbahaya jika tidak ditegakan hukum.

Saat ini banyak pelaku korupsi yang divonis hukuman ringan dan tidak sesuai dengan nilai kerugian uang negara.

Pelaku korupsi harus dihukum seberat-beratnya jika mereka nilainya merugikan uang negara cukup besar.

Sebab korupsi perbuatan yang menyengsarakan orang banyak dan haram hukumnya menurut agama Islam.

Selama ini, kata dia, melihat moral bangsa ini sangat memprihatinkan dengan maraknya kasus korupsi di mana-mana, bahkan pelakunya melibatkan pejabat negara, kepala daerah, politisi dan anggota legislatif.

Apalagi, kata dia, mereka pelakunya sebagai pemimpin masyarakat maka bagaimana nasib bangsa ini ke depan.

Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan data 2011 sekitar 158 kepala daerah (gubernur, bupati dan wali kota) tersangka kasus tindak pidana korupsi.

Bahkan, jumlah tersebut sangat besar, sekitar sepertiga dari jumlah kepala daerah.

Menurut dia, gejala korupsi di Tanah Air sudah merupakan seni dan budaya sehingga berbahaya apabila tidak ditegakan hukum yang tegas.

Pemerintah harus berkomitmen dalam pemberantasan dan penegakan hukum bagi kasus korupsi.

"Kami berharap penegakan supremasi hukum bagi pelaku korupsi tidak tebang pilih, apakah dia pejabat negara atau politisi jika mereka melakukan perbuatan korupsi maka harus diproses secara hukum," katanya.

Ia menyebutkan, lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah bagus dan banyak menyeret pelaku korupsi yang dilakukan pejabat negara, kepala daerah dan anggota legislatif.

Namun demikian, masyarakat tetap terus memantau KPK agar lembaga penanganan korupsi lebih maksimal dan tidak tebang pilih.

Ia menambahkan, untuk mencegah prilaku korupsi tersebut harus menempuh dua pendekatan yakni dengan cara kultur budaya dan stuktural kelembagaan.

Pendekatan kultur budaya melalui pendidikan karakter, keagamaan, pengenalan pancasila dan gerakan antikorupsi.

Sedangkan, pendekatan stuktural kelembagaan dengan adanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, dan kebijakan yang memberikan hukuman berat kepada pelaku korupsi.

"Dengan dua pendekatan ini tentu kasus korupsi bisa dieleminir dan tidak akan terjadi di mana-mana," katanya.

[muslimdaily.net/antr]




Tweet

Top View

  • Fahri Hamzah: Kita Tidak Setuju Dengan Irshad ...
  • Dr. Hamid Fahmy: Fahri Hamzah Salah Memahami ...
  • Rekaman Audio Diskusi 'Gagal' IndonesiaTanpaJIL vs ...
  • Di Twitter Fahri Hamzah Memberi Kuliah, Adian ...
  • Aktivis JIL Tidak Hadir, Diskusi Jalan Terus ...
  • Ustadz Dr. Mu'inudinillah: Fahri Hamzah Bodoh ...
  • Ulil Ngeyel Mirip Bani Israel, Kata Sekjen MIUMI
  • Pesepakbola Yaya Toure: Saya Tidak Minum Alkohol, ...
  • Hasyim Muzadi: Waspada Diskusi Dengan Irshad Manji
  • Diskusi Irshad Manji Di Malaysia Dibatalkan

Latest Post

  • Rekaman Audio Diskusi 'Gagal' IndonesiaTanpaJIL vs ...
  • Universitas di China Siap Kerjasama Dengan MUI
  • Inilah Alasan Polda Metro Jaya Menolak Konser Lady ...
  • Tak Hanya FPI, Lembaga Adat Pun Juga Menolak ...
  • Meluruskan Pemberitaan Menyesatkan Bahwa Penumpang ...
  • Pemuda Muslim Jerman Tergerak Aksi Bela Nabi ...
  • Aktivis JIL Tidak Hadir, Diskusi Jalan Terus ...
  • Rusia Klaim Tewaskan Tujuh Gerilyawan Muslim ...
  • Malam Ini, Dialog Pegiat #IndonesiaTanpaJIL vs JIL ...
  • Samir Khan Terbitkan Panduan Untuk Mujahid ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed