Setidaknya 24 orang terluka di daerah Mesir utara akibat kebakaran yang timbul di tengah-tengah perkelahian kelompok Kristen dan Muslim Jumat kemarin, begitu bunyi pernyataan resmi pejabat lokal hari Sabtu ini.
"Pihak keamanan kami dengan cepat bisa mengendalikan api yang meledak di tiga rumah dan dua mobil," jelas Gubernur Governorat utara, Ahmed Hussein dalam peryataannya kepada media televisi.
Hubungan antara mayoritas muslim Mesir dan kaum Kristen Koptik yang biasanya tenang kadang-kadang menjadi tegang karena isu-isu seperti hubungan antar agama dan masalah tanah bahkan seringkali ketegangan tersebut berbuntut kekerasan.
Jumlah umat Kristen di Mesir sekitar 10 persen dari penduduk Mesir yang berjumlah kira-kira 78 juta orang. Sisanya adalah umat Islam yang sebagian besar menganut madzhab Sunni.
[muslimdaily.net/Yahoonews]
