• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Lokal » Detail
Media Diminta Jangan Bikin Stigma Negatif Atas Jenggot & Cadar
Diposting Jum'at, 12-03-2010 | 09:41:24 WIB

Media dalam pemberitaannya kerap mencitrakan simbol agama, seperti pengajian, jenggot, cadar, jilbab, dengan aksi terorisme. Masyarakat meminta media adil dan berimbang

Ketua RT 02/05 Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang, Tangerang, Hermawan, yang letak rumahnya tidak jauh dari TKP terbunuhnya tersangka “teroris” oleh Densus-88, resah dengan pemberitaan media massa yang dinilainya kurang berimbang.

Ia mengaku pernah melihat pengajian yang kerap digelar di rumah Fauzi. Tapi menurut Hermawan, itu pengajian biasa, dan hal itu tidak bisa langsung dikatakan sebagai gerakan penyelundupan gerakan terorisme, meski dia juga tidak menampik jika kemungkinan itu tetap ada.

"Saya melihat pengajian biasa. Pada waktu sholat mereka juga ikut berjamaah di masjid kompleks. Mereka menegur dan menyapa, tidak ada yang mencurigakan," kata Hermawan, sebagaimana dikutip dari Hidayatullah.

Hermawan mengimbau warganya untuk tidak ikut tersulut pola pikir dan stigmatisasi pada pemberitaan di media yang kerap mengaitkan simbol agama Islam, seperti pengajian, jilbab, sorban,  cadar, jenggot, dan semacamnya, dengan gerakan terorisme.

"Seperti jilbab, kan keharusan untuk perempuan. Jenggot, sunah untuk laki-laki. Saya sendiri kalau ada tumbuh jenggot, saya pelihara. Jadi harus tetap berimbang menilai. Islam tidak mengajarkan kekerasan," tukas Hermawan.

Selain itu, Hermawan juga meminta kepada warga agar tidak asal-asalan memilih tempat belajar agama dan mengaji. Ia meminta agar masyarakat tidak mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal dan tidak diketahui latar belakangnya.

(muslimdaily/hid)




Tweet

Top View

  • Foto Kekejian Tentara Amerika di Irak Beredar
  • Umar Media Rilis Video Eksekusi 15 Tentara ...
  • Pengkhianat Al Qaidah Irak Ditembak Mati
  • Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih ...
  • Narapidana di Penjara Inggris Berbondong-bondong ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Bedah Buku Kritik dan Koreksi Deradikalisasi BNPT ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom

Latest Post

  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Toko Daging Halal Tumbuh di Kanada
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Khawatir Serangan Balasan dari Abu Sayyaf, Militer ...
  • Kelompok 'Teror Big Ben' Bisa Bebas Kurang dari ...
  • Kuwait Selenggarakan Pemilu Parlemen
  • Kubah atau Tanpa Kubah, Muslim Eksplorasi Desain ...
  • Kepala Babi Ditemukan Lagi di Depan Masjid
  • Korupsi Haram, Pelaku Korupsi Memprihatinkan

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed