• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Lokal » Detail
Saksi: Polisi Sengaja Bunuh Teroris Dari Jarak Dekat
Diposting Jum'at, 12-03-2010 | 08:37:35 WIB
  
Bekas Tembakan-Tembakan
 

Salah satu saksi yang sempat menyaksikan ditembaknya tersangka terorisme di Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang, Tangerang, Selasa (9/3) lalu, mengatakan, tersangka ditembak oleh Detasemen 88 Antiteror (Densus) di bagian dada.

Rosiana, orang yang menyaksikan aksi tersebut, memaparkan bahwa korban terkapar persis berada di pelataran rumahnya dan tembakan dilakukan dalam jarak sangat dekat.

"Dekat, di tembak di dada. Orangnya kelihatan masih muda, “ katanya, saat ditemui di rumahnya.

Saat kejadian tersebut, Rosiana mengaku sedang berada di rumahnya. Sedangkan satu tersangka yang sudah terkapar tak berdaya (yang sebelumnya diduga perempuan karena memakai cadar), berada persis di teras rumahnya yang berlantai semen. Sedangkan yang diduga Dulmatin, tergeletak di pinggir jalan dengan motornya.

Ketika redaksi mencoba membuka penutup bekas pantulan peluru yang berada di rumah Rosiana tersebut, terlihat korban ditembak dalam jarak yang sangat dekat, sebagaimana diberitakan Hidayatullah.

"Itu (lantai semen, red) yang ditembus peluru. Kemarin darahnya tercecer di sini. saya sempat panik," cerita Rosiana, sambil menunjuk 5 titik lubang hasil tembakan Densus 88 yang menembus tubuh tersangka tersebut.

Menurut cerita Rosiana, polisi yang mengeksekusi tersangka ada 2 orang. Tersangka langsung tewas di tempat. 

Polisi Sengaja Membunuh Dulmatin

Bukti dan fakta ini semakin menguatkan dugaan beberapa kalangan bahwa pernyataan-pernyataan Polri seputar penembakan di Pamulang penuh kebohongan.

"Polisi memang tidak punya keinginan untuk mengungkap akar "terorisme" jika melihat fakta demikian. Fakta tersebut justru memperkuat dugaan bahwa polisi hanya ingin kasus "terorisme" rampung tanpa tahu bagaimana sebenarnya kejadian yang sebenarnya." ungkap salah seorang sumber Muslimdaily yang enggan disebut namanya saat dihubungi via telepon.

Sumber Muslimdaily juga menyebutkan adanya luka tembak di dekat kemaluan janzah Dulmatin. "Kalau tidak rekayasa dan konspirasi, bagaimana mungkin ia bisa ditembak di dekat kemaluanya sementara ia duduk di bilik warnet sedangkan pernyataan polisi DUlmatin di tembak dari depan." tambahnya.

"Pembunuhan atas para tersangka, mereka ini masih tersangka lho, oleh Polisi hanya karena mereka kesulitan untuk mencari bukti-bukti bersalahnya Dulmatin saja. Daripada susah-susah cari bukti kesana-kemari, mendingan di-dor saja. Murah dan dapat bonus khan?" ujarnya menanggapi seringnya Polisi mengakhiri penggerebekan para tersangka "teroris" dengan menembak mati.

(muslimdaily/hid)




Tweet

Top View

  • Foto Kekejian Tentara Amerika di Irak Beredar
  • Umar Media Rilis Video Eksekusi 15 Tentara ...
  • Pengkhianat Al Qaidah Irak Ditembak Mati
  • Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih ...
  • Narapidana di Penjara Inggris Berbondong-bondong ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Bedah Buku Kritik dan Koreksi Deradikalisasi BNPT ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom

Latest Post

  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Toko Daging Halal Tumbuh di Kanada
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Khawatir Serangan Balasan dari Abu Sayyaf, Militer ...
  • Kelompok 'Teror Big Ben' Bisa Bebas Kurang dari ...
  • Kuwait Selenggarakan Pemilu Parlemen
  • Kubah atau Tanpa Kubah, Muslim Eksplorasi Desain ...
  • Kepala Babi Ditemukan Lagi di Depan Masjid
  • Korupsi Haram, Pelaku Korupsi Memprihatinkan

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed