• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Lokal » Detail
Pengobatan Untuk Pengungsi Korban Longsor Ciwidey
Diposting Jum'at, 05-03-2010 | 08:50:29 WIB
BANDUNG - Longsor yang terjadi di Desa Tenjolaya, kecamatan Pasir Jambu, Ciwidey, kabupaten Bandung pada hari selasa (23/02/2010) menyebabkan puluhan rumah rusak berat, banyak korban hilang dan terkubur,  selain korban meninggal, banyak dari para penduduk yang terpaksa mengungsi.

Untuk membantu para korban MER-C menurunkan tim medis yang berangkat dari jakarta pada hari jumat (26/02/2010). Tim terdiri dari dokter, perawat, dan logistik, berangkat dari kantor pusat seketariat MER-C pada jumat pagi, dengan membawa obat-obatan.

Tim tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan pusat informasi yang berada di sana, selain untuk melaporkan keberadaan tim, juga untuk mengetahui jumlah pengungsi dan  wilayah mana saja yang dijadikan titik pengungsi.

Pada awalnya tim menuju ke daerah pengungsian kanan, di wilayah pengungsian ini di tampung sebanyak 110 orang pengungsi. Dan sudah mendapatkan bantuan medis dari Palang Merah Indonesia (PMI), perjalanan pun dilanjutkan setelah mendapatkan informasi lanjutan bahwa ada beberapa daerah yang masih belum mendapatkan bantuan medis.

Dari pusat informasi, tim MER-C memperoleh data dan diarahkan ke 5 desa, yaitu Desa Cisondari,  Tenjolaya, Sugimukti, Cibodas dan Cipandawa. Setelah mendapatkan informasi, tim MER-C diantarkan ke Desa Cisondari dan disambut baik oleh Partai Amanat Nasional dan masyarakat setempat, tim pun diantar ke rumah penduduk yang dijadikan tempat pengungsian.Tim  MER-C segera melakukan pengobatan. Setelah selesai melakukan pengobatan, MER-C  melanjutkan perjalanan ke Desa Tenjolaya, tim kemudian berkoordinasi dengan  sekretaris desa dan bidan Elis. Berdasarkan informasi Untuk Pengungsi di Desa Tenjolaya telah di tangani kesehatannya oleh Bidan Elis.

Tim pun melanjutkan perjalanan untuk menuju Desa Sugimukti, di desa ini terdapat 72 orang pengungsi, yang sebagian besar terdiri dari anak-anak. Selain mengadakan pengobatan , kami pun mendapati seorang pengungsi , Pak Ade yang menderita patah tulang akibat tertimbun tanah longsor, di peroleh informasi tambahan kalau anak dan istri  Pak Ade masuk dalam daftar korban meninggal. Karena pengobatan sampai malam, tim pun memutuskan untuk bermalam di desa ini.

Pada hari Sabtu pagi (27/02/2010) tim MER-C mendapatkan  informasi bahwa di desa Cibodas dan desa Cipandawa belum mendapatkan bantuan medis, setelah berkoordinasi, tim pun diantarkan ke sana. Tim melakukan pengobatan dari rumah ke rumah yang menampung para pengungsi. Dari pengobatan yang di lakukan mayoritas para pengungsi menderita ISPA, Trauma da Hipertensi.

Berdasarkan keterangan dari pusat informasi , pengungsi korban tanah longsor Desa Tenjolaya Kampung Dewata Kecamatan Pasir Jambu  ada sekitar 400 orang pengungsi, yang  tersebar di 6 Desa. Selain itu banyak dari para pengungsi yang tinggal di rumah-rumah penduduk yang selamat dari longsor. Dengan sistem mobile clinic, tim mendatangi para pengungsi korban longsor.

Desa yang menjadi tempat pengungsian  adalah  Desa Cisondari, Tenjolaya, Sugimukti, Kanaan, Cibodas dan Cipandawa. Setelah tim MER-C melakukan pengobatan bagi pengungsi pada empat desa tempat pengungsian, dan dua desa lainnya telah ditangani oleh pihak lain,  MER-C  menganggap masalah medis pengungsi telah tertangani.

[muslimdaily.net/mer-c]


Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed