• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Kreatif, Qaddafy Dakwahi Ratusan Model Cantik Italia
Diposting Selasa, 17-11-2009 | 08:38:41 WIB

Ada-ada saja ulah kreatif pemimpin Libya Muammar Qaddafy. Ia menggelar 'pesta' sebelum pertemuan KTT Pangan di Roma, Italia, dengan mengundang 200 model cantik negeri Pizza itu. Sayangnya, para model cantik tersebut kecewa usai berpesta. Tanya kenapa?

Diberitakan Reuters, Senin (16/11/2009), para model-model Italia tersebut awalnya mengira akan diajak bersenang-senang dan larut dalam pesta bersama konglomerat sederhana tersebut. Namun tak dinyana, tak ada hingar bingar pesta dansa-dansa bertabur anggur seperti yang diharapkan. "Pesta" kali ini berisi dakwah tentang kehidupan wanita dalam syariat Islam yang disampaikan oleh Qaddafy.

Sebelumnya, ada iklan yang tampil di beberapa suratkabar lokal. "Dicari, 500 gadis cantik & menarik usia 18 - 35 tahun, dengan tinggi minimal 170 meter, berpakaian sopan, tidak berpakaian mini, atau pakaian tanpa lengan," ungkap sebuah iklan yang tertera di beberapa surat kabar Italia.

Sekitar 200 gadis cantik kemudian datang ke sebuah villa Roma, dan dijanjikan akan menerima 60 euro atau 90 dolar AS (sekitar Rp. 900 ribu) dan masih akan dapat oleh-oleh dari Libya.

"Ada sekitar 200 wanita dengan usia 18-35 tahun, tinggi 170 cm, dan tidak diperbolehkan mengenakan rok mini atau baju terbuka," demikian tulis sebuah media lokal di Italia.

Para gadis cantik yang sejak awal berharap ada pesta, kemudian diberikan ceramah oleh Qaddafy selama 2 jam penuh. Menurut Qaddafy, pandangan Islam terhadap wanita tidak seperti yang selama ini dianggap oleh dunia Barat yang dikonotasikan terjajah dan terbelakang. Dibantu oleh seorang penerjemah, acara pun kemudian berlangsung interaktif dengan tanya jawab.

Usai pertemuan, seluruh wanita diberikan hadiah oleh-oleh berupa Al Quran dan sebuah buku yang ditulis sendiri oleh Qaddafy.

"Ini tidak seperti pesta VIP yang kami harapkan. Mereka tidak memberi kami segelas air pun," tegas seorang wanita kepada ANSA.

Rencananya Qaddafy akan terus menggelar acara serupa hingga akhir KTT Pangan. Kreatif juga sang pemimpin Libya ini menyampaikan ajaran Islam. Mau mencoba?

(muslimdaily/reuters)




Tweet

Top View

  • Foto Kekejian Tentara Amerika di Irak Beredar
  • Pondok Ngruki Bangun Masjid Senilai 5 Milyar ...
  • Umar Media Rilis Video Eksekusi 15 Tentara ...
  • Pengkhianat Al Qaidah Irak Ditembak Mati
  • Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih ...
  • Narapidana di Penjara Inggris Berbondong-bondong ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Bedah Buku Kritik dan Koreksi Deradikalisasi BNPT ...

Latest Post

  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Toko Daging Halal Tumbuh di Kanada
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Khawatir Serangan Balasan dari Abu Sayyaf, Militer ...
  • Kelompok 'Teror Big Ben' Bisa Bebas Kurang dari ...
  • Kuwait Selenggarakan Pemilu Parlemen
  • Kubah atau Tanpa Kubah, Muslim Eksplorasi Desain ...
  • Kepala Babi Ditemukan Lagi di Depan Masjid
  • Korupsi Haram, Pelaku Korupsi Memprihatinkan

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed