Bantahan Berita Metro -TV

Diposting pada Kamis, 30-07-2009 | 11:51:38 WIB

Rabu, 29 Juli 2009 pukul 18.35 WIB. Metro-TV mengupas buku Agenda Alumni KMI Ngruki angkatan 1995. Disebutkan beberapa nama, di antaranya Asmar Latin Sani, Nur Sa’id dan Ahmad Syaifuddin Zuhri. Nama terakhir, menurut Metro-TV adalah yang ditangkap di Cilacap beberapa waktu lalu.

Dengan ini, mewakili Alumnus Ngruki kami nyatakan bahwa BERITA TERSEBUT SAMA SEKALI TIDAK BENAR. Ahmad Syaifuddin Zuhri alumni KMI 1995 adalah sosok yang berbeda dengan yang ditangkap polisi yang kemudian disebut sebagai Jaringan Teroris Cilacap.

Metro-TV juga secara berlebihan mengkaitkan sifat dan data pribadi dengan narasi yang mengarah kepada tindakan terorisme. Ahmaad Yani yang (sewaktu kecil, karena kenakalan wajar seorang anak) pernah dikejar-kejar TNI AU, diblow-up. Cita-cita mati syahid yang tertulis dalam bioadata tersebut juga dikaitkan (langsung maupun tidak) sebagai embrio gerakan teror. Padahal, agenda itu dibuat 14 tahun sebelum berita Metro-TV disiarkan.

Demikian rilis ini kami sampaikan. Pesan kami, hati-hati memilih nama. Anda yang punya nama Usamah, Nurdin, Abu Bakar… hati-hati. Media dengan mudah dan ngawur bisa mengaitkan Anda dengan kasus terorisme.

Apalagi, kini Media bisa menetapkan seseorang sebagai tersangka terorisme. Buktinya, Koko Muntaqo (juga alumni 95) dicap sebagai tersangka. Sebuah langkah hebat mendahului aparat berwenang…..

[muslimdaily.net/alumningruki.wordpress.com]