• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Lokal » Detail
Aktifis Islam Waspada, Menjadi Target Pasca Ledakan
Diposting Sabtu, 18-07-2009 | 09:11:57 WIB

Pasca peristiwa ledakan bom 17 Juli 2009, di Hotel Riz Carlton dan JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta. Para pengamat mulai memunculkan analisa-analisanya. Tidak sedikit analisa mereka mengarah kepada kelompok aktifis Islam, terutama Jama’ah Islamiyyah.

Sebagi contoh Pakar kriminologi Universitas Indonesia (UI), Adrianus Meliala dalam antaranews.com berspekulasi bahwa pelakunya dari kelompok JI.

Analisa lebih tegas lagi diungkapkan pakar terorisme internasional Rohan Gunaratna seperti dilansir harian Australia, News.com.au , Jumat (17/7/2009) yang langsung menuduh kelompok JI dibalik aksi ini.

”Lagi-lagi Jakarta diguncang bom. Sembilan orang tewas dan puluhan luka-luka dalam ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton. Kelompok Jemaah Islamiyah (JI) merupakan satu-satunya kelompok yang mampu melakukan serangan bom seperti di kedua hotel bergengsi tersebut.” katanya (detik.com, Jumat, 17/07/2009)

Bahkan Gunaratna memprofokasi polisi untuk menangkap dan memenjarakan lagi Ust. Abu Bakar Ba’asyir.

”Pengeboman di Indonesia tidak akan berhenti sampai "pemimpin spiritual" JI, Abu Bakar Ba'asyir ditangkap dan dipenjara.” katanya

Dikatakan Gunaratna, Abu Bakar Ba'asyir tetap menjadi pemimpin spiritual gerakan JI dan motivator utama kekerasan yang dilakukan kelompok itu.

"Abu Bakar Ba'asyir terus mengajarkan kebencian dan kekerasan dan kekerasan tak akan berhenti sampai dia ditangkap dan dipenjara," tegas Gunaratna.

Sebelumnya direktur proyek keamanan nasional Australia, Australian Strategic Policy Institute (ASPI), Dr Carl Ungerer, mengatakan, kelompok kecil anggota JI kemungkinan mendalangi serangan bom di JW Marriott dan Ritz Carlton tersebut. Sehari sebelum pengeboman itu terjadi, ASPI bahkan merilis laporan yang mengingatkan bahwa JI kemungkinan kuat bakal beraksi kembali.

[muslimdaily.net/voa-islam]




Tweet

Top View

  • Foto Kekejian Tentara Amerika di Irak Beredar
  • Umar Media Rilis Video Eksekusi 15 Tentara ...
  • Pengkhianat Al Qaidah Irak Ditembak Mati
  • Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih ...
  • Narapidana di Penjara Inggris Berbondong-bondong ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Bedah Buku Kritik dan Koreksi Deradikalisasi BNPT ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom

Latest Post

  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Toko Daging Halal Tumbuh di Kanada
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Khawatir Serangan Balasan dari Abu Sayyaf, Militer ...
  • Kelompok 'Teror Big Ben' Bisa Bebas Kurang dari ...
  • Kuwait Selenggarakan Pemilu Parlemen
  • Kubah atau Tanpa Kubah, Muslim Eksplorasi Desain ...
  • Kepala Babi Ditemukan Lagi di Depan Masjid
  • Korupsi Haram, Pelaku Korupsi Memprihatinkan

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed