• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Lokal » Detail
Grup “Say No to Megawati” Muncul Lagi
Diposting Rabu, 08-04-2009 | 09:54:56 WIB

Beberapa saat lalu salah satu pengguna Facebook yang memakai nama "Say No to Megawati" sempat membuat geger karena pertumbuhan dukungan maupun yang kontra sangat cepat sekali, dalam hitungan jam saja ribuan grup pendukung dan penentang saling balas-balasan mengisi komentar. Tentu saja komentar miring dan dukungan.

Awalnya Grup Say No to Megawati sudah berhasil mengumpulkan 97.000 anggota, namun karena beberapa pihak tampak kurang setuju dan menganggap keberadaan grup ini sebagai black campaign, maka grup ini sempat dibubarkan pada hari Selasa pukul 1 dini hari kemarin.

Namun pembubaran paksa grup tersebut tampaknya tidak bertahan lama, karena kurang dari 12 jam setelah penutupan grup tersebut, sebuah grup lain dengan nama “Say No to Mega” muncul lagi, dengan jumlah fans mencapai lebih dari 10.000 orang. Penambahan jumlah fans tersebut bahkan dikatan mendekati 100 orang per menit.

Beberapa aspirasi para anggota yang terlontar pada grup tersebut, diantaranya:

Dari Eko Hadiputra: bung karno ingin nasionalisasi perusahaan asing, bu mega ko jual aset negara.

Dari Teguh Setiawan : Say No To Megawati, jangan termakan oleh kontrak politik yang dikoar koarkan.....sudah terbukti gagal dalam memimpin dan melindungi bangsa ini, pulau2 kita dirampas bangsa asing, BUMN dijual dengan harga murah, hasil gas alam dijual dengan harga murah....mana bukti keberhasilannya.....demi bangsa dan negara serta rakyat Indonesia mari katakan TIDAK UNTUK MEGAWATI......

Dari Anof Krisdianto : suara rakyat suara tuhan

[muslimdaily/udaramaya]




Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Ratusan Polisi New York yang Selamat Pada Serangan ...

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed