• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Lokal » Detail
MUI Kota Pagaralam Protes Kontes Waria
Diposting Senin, 23-03-2009 | 07:05:57 WIB
Pagaralam-Kontes waria yang digelar di Kota Pagaralam Sumatra Selatan, Sabtu (21/3), sekitar pukul 19.00 WIB oleh salah satu calon anggota legislatif (caleg) yang juga pimpinan DPRD setempat dipusatkan di Gedung Balai Kota Nendagung itu, menuai protes tokoh masyarakat setempat.

Reaksi keras atas penyelenggaraan kontes waria itu, dilontarkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pagaralam, Deni Priansyah SAg, dan tokoh masyarakat H Dimyati Rais kepada wartawan, di Pagaralam, Ahad.

Menurut keduanya, kontes waria yang diadakan salah seorang caleg itu dapat menimbulkan kontroversi, dan dinilai dapat mencerminkan citra yang kurang baik terhadap masyarakat Kota Pagaralam itu.

MUI Pagaralam menilai, kontes waria tidak sesuai dengan visi dan misi Kota Pagaralam sebagai kota agrobisnis dan pariwisata yang bernuasa Islami.

"Masyarakat Kota Pagaralam cukup menjunjung tinggi nilai etika, dan religius, sehingga dengan adanya kotes waria ini justru seakan terjadi penyimpangan," kata Deni Priansyah pula.

Deni menyatakan, sangat menyayangkan kegiatan yang mengandung kontroversi itu justru dilakukan seseorang yang seharusnya menjadi panutan bagi masyarakat Kota Pagaralam.

"Kegiatan ini justru akan menimbulkan citra yang kurang baik, apalagi dilakukan pejabat, mengingat cukup banyak acara yang bisa dilakukan dengan tidak mencederai Pagaralam yang bernuansa Islami," kata dia lagi.

Ia berpendapat, alangkah baiknya jika mengadakan acara dan kegiatan disesuikan dengan visi dan misi nuasa Islami, seperti kontes busana muslim, bukan kontes waria dengan gaun malam.

"Apalagi ajaran agama juga melarang keras laki-laki menyerupai perempuan, dan perempuan menyerupai laki-laki. Apalagi hal ini dipertontonkan dengan masyarakat banyak," ujar dia.

Dia menilai, kontes waria dari nilai estitika juga sudah kurang baik, apalagi kebanyakan yang menonton adalah kalangan muda.

MUI mengimbau kepada masyarakat Kota Pagaralam, khususnya para caleg dapat melakukan kegiatan yang memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Senada disampaikan H Dimyati Rais, tokoh masyarakat Pagaralam bahwa kontes waria memang kurang pantas jika diadakan di Kota Pagaralam yang bernuansa Islami.

"Sangat disayangkan dengan adanya kontes yang kontradiksi dengan nuasa Islami di sini," ujar dia.

Dia menilai, kontes waria itu akan berdampak kurang baik bagi kondisi lingkungan masyarakat di daerah itu. Ia menyayangkan pula, kontes waria ini juga dibalut dengan nuansa kampanye untuk mencari dukungan yang dilakukan salah seorang caleg di daerah itu.

"Masyarakat berhak memberikan masukan dan kritikan jika yang dilakukan tidak sesuai dengan aturan, mengingat semua ini dilakukan demi kebaikan bersama," kata dia.

Caleg bersangkutan, ketika dikonfirmasi mengatakan, kontes waria ini sifatnya hanya pribadi dan tidak ada hubungan dengan yang lain, termasuk dirinya yang menjadi caleg DPRD Sumsel itu.

"Kontes busana waria ini tujuannya untuk menampung aspirasi mereka yang selama ini terkesan kurang mendapatkan perhatian. Kelompok waria sering mengeluh kepada saya, kalau mereka merasa kurang dipedulikan atau terkesan disisihkan," kata dia.[rofx/ant]


Tweet

Top View

  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri

Latest Post

  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...
  • Partai Islam Malaysia Kampanyekan Valentine Haram, ...
  • Zionis Israel Khawatir “Senjata Musuh” Jangkau ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed