Mogadishu - Pemimpin kelompok Hizbul Islam, Sheikh Omar Iman Abu Bakar pada hari Ahad mengatakan tentang situasi negeri ini dengan pemerintahan baru adalah tidak berbeda dengan situasi negeri ini pada saat pemerintahan presiden Abdulahi Yusuf berkuasa.
Dia mengatakan bahwa tentara AMISOM (African Union Mission to Somalia) tidak datang ke Somalia untuk menjaga perdamaian tetapi untuk mencegah pemahaman Islam berkembang dan mempengaruhi negeri ini.
"Saya ingin mengingatkan kepada rakyat Somalia bahwa tentara Burundian dan Uganda adalah tentara-tentara yang dilatih oleh Amerika dan mereka dikirim ke Somalia untuk berperang dengan Mujahidin (tentara suci) dan mereka tidak ingin ada kedamaian hadir di Somalia", kata Sheihk Omar Iman.
Pemimpin Hizbul Islam itu mengatakan bahwa tidak ada keuntungan bagi rakyat Somalia jika mendukung pemerintahan ini sebab pemerintahan ini adalah pemerintah "kafir" karena tidak berhukum dengan hukum Islam.
Statemen Sheihk Omar Iman ini muncul setelah diadakan pertemuan perdamaian para Ulama Islam dan pemimpin suku untuk membahas mengakhiri peperangan yang telah berlangsung di Somalia selama 18 tahun ini.[muslimdaily.net/fais/shabelle]
