Kelompok Ekstrim Kanan Kembali Serang Masjid Di Belanda

AMSTERDAM, muslimdaily.net – Kelompok sayap kanan telah menyerang tiga masjid di Belanda, seorang pejabat dana amal Muslim mengatakan pada hari Kamis, 12 April.

Kelompok ekstrim sayap kanan Rechts in Verzet Kamis pagi memasang spanduk dengan konten Islamopjobia di pintu masuk dua masjid di provinsi Enschede, Cevdet Keskin dari Diyanet Foundation Belanda , atau NDF, mengatakan kepada Anadolu Agency.

Kompleks masjid lain di provinsi Houten – yang sering dikunjungi warga Belanda asal Maroko – juga dinodai oleh kelompok sayap kanan yang juga memasang spanduk dengan slogan anti-Islam di pintu masuk masjid.

Kelompok ini membagikan cuplikan spanduk di akun media sosial mereka yang berbunyi, “Kami tidak menginginkan masjid”, dan “Islam adalah teror”.

Keskin mengatakan bahwa serangan itu adalah tanda lain meningkatnya Islamophobia di negara itu.

“Serangan yang berlanjut terhadap masjid di Belanda menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diperlukan tidak diambil. Kami berharap dari pihak berwenang untuk melakukan yang terbaik untuk keamanan masjid,” katanya.

Keskin mengatakan bahwa laporan diajukan ke polisi setelah pengunjung masjid menemukan spanduk.

Meningkatnya gelombang Islamophobia

Rumah-rumah ibadah Islam di Eropa telah mengalami banyak serangan sejak Januari dengan berbagai cara seperti lemparan bom Molotov atau coretan rasis di dinding. Alhamdulillah, serangan itu tidak menyebabkan korban.

Laporan Islamophobia Eropa 2017 – yang ungkapkan oleh Yayasan Penelitian Politik, Ekonomi dan Sosial (SETA) yang berbasis di Ankara pada hari Rabu – mengungkap 908 kejahatan, mulai dari serangan verbal dan fisik hingga upaya pembunuhan, menargetkan Muslim di Jerman, serta 664 di Polandia, 364 di Belanda, 256 di Austria, 121 di Prancis, 56 di Denmark, dan 36 di Belgia.

Rahmadi

Rahmadi

kontributor, karyawan swasta, penerjemah freelance
share on: