• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Seorang Warga Iran Terduga Pelaku Bom Bangkok Ditangkap Di Malaysia
Diposting Kamis, 16-02-2012 | 12:21:29 WIB

Polisi Malaysia menangkap seorang terduga pelaku serangkaian peledakan di Bangkok, Thailand asal Iran.

Harian lokal Star mengutip sumbernya yang mengatakan tersangka berumur 31 tahun itu ditangkap di terminal maskapai penerbangan dekat Kuala Lumpur pada Rabu (15/02/12), sesaat sebelum hendak meninggalkan Malaysia menuju Iran.

Sumber itu mengatakan polisi sebelumnya telah mengawasi pria tersebut dan mulai melakukan pengejaran setelah memesat tiket via online.

Pria itu diyakini berada di balik tiga ledakan bom yang meledak di sebuah rumah di Bangkok pada Selasa (14/2), yang melukai empat warga Thailand.

Pria yang belum disebutkan identitasnya ini ditahan berdasarkan undang-undang imigrasi Malaysia. Polisi Malaysia masih menelusuri apakah pria ini memasuki kawasan Malaysia sendirian atau berkelompok.

Bom Bangkok

Sebelumnya, Selasa (14/2) lalu terjadi insiden meledaknya bom di Bangkok yang merupakan plot pengeboman ketiga, setelah serangan serupa yang menargetkan diplomat Israel di India dan Georgia. (baca: Kedutaan Israel di India Jadi Target Serangan Bom) 

Seorang diplomat wanita Israel luka serius di New Delhi, India akibat serangan bom itu. Ledakan bom di Bangkok mengakibatkan seorang pelaku bernama Saeid Morati, 28, dua kakinya putus. Bom itu meledak saat dia melemparkan bahan peledak kepada polisi Thailand ketika melarikan diri dari insiden ledakan di sebuah rumah sewaan di Bangkok pada Selasa (14/2). 

“Tiga pria Iran itu merupakan tim pembunuh yang menargetkan diplomat Israel, termasuk duta besar,” ujar pejabat intelijen Thailand yang menolak disebutkan namanya kepada AFP.

“Mereka berencana memasang bom di mobil-mobil para diplomat.” kata Juru Bicara Kepolisian Thailand Bansiri Prapapat.

Prapapat mengatakan Saeid Morati merupakan salah satu dari lima orang yang terluka dalam tiga ledakan di pusat perdagangan yang ramai di Bangkok. Pria Iran itu sekarang dirawat di rumah sakit.

“Pada awalnya,kami menemukan paspor orang itu. Paspor Iran dan dia masuk ke wilayah Thailand melalui Phuket dan tiba di Bandara Suvarnabhumi pada tanggal 8 bulan ini,”katanya kepada Reuters.

Kepolisian Thailand mengungkapkan ledakan pertama terjadi sekitar pukul 14.20 waktu setempat di sebuah rumah di kawasan Ekamai, pusat Bangkok. 

Rumah kontrakan tersebut diperkirakan ditempati tiga warga negara Iran selama satu bulan. “Dua pria selamat dari ledakan yang menghancurkan rumah kontrakan tersebut, tetapi pria ketiga yang mengalami luka-luka ringan berusaha menghentikan taksi,” papar Kepolisian Thailand. Namun ketika taksi menolak berhenti,pria itu melemparkan setidaknya satu bom ke arah taksi. 

Pria yang sama kemudian berusaha melemparkan bom ke arah polisi, tetapi tidak mengenai sasaran dan pria tersebut kehilangan kedua kakinya ketika bom meledak.

Kemudian Aparat keamanan menemukan bom-bom di rumah sewaan yang dihuni tersangka pelaku pengeboman.

“Dia mempunyai bom. Kami menemukan pria tersebut menggunakan bom tiga kali. Kami berusaha menjinakkan bom-bom di rumah tersebut,” jelas Prapapat.

Beberapa bahan peledak dan magnet juga ditemukan di rumah yang rusak. Polisi Thailand juga berhasil menangkap dua orang yang diduga merencanakan serangan bom. Kepala Dewan Keamanan Nasional Thailand Wichean Potephosree mengatakan bahwa serangan di Bangkok ini ditujukan untuk perorangan. Dua orang yang ditangkap dilaporkan sebagai warga negara Iran. 

Satu orang luka-luka karena bomnya meledak dan satu orang lainnya ditangkap di bandara Bangkok. Sementara satu tersangka lainnya diyakini telah melarikan diri ke Malaysia. Wichean Potephosree menegaskan bom-bom itu tidak memiliki ledakan yang kuat, tetapi dapat menyebabkan kerusakan parah.

“Insiden itu disebabkan ketegangan internasional di politik dunia,” katanya.“ Ini terjadi tidak hanya di Thailand, tapi juga di berbagai tempat lainnya."

Peringatan Kedubes AS

Bulan sebelumnya, Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) memperingatkan kemungkinan ancaman teror di Bangkok. Beberapa waktu kemudian pihak berwenang menangkap seorang pria Lebanon karena dia menyimpan bahan kimia untuk pembuatan bom.

Otoritas Thailand menuduh pria Lebanon itu terkait dengan Hizbullah, yang oleh AS masuk dalam daftar hitam organisasi teroris. 

Sementara Israel menuding Iran mendalangi serangan terhadap para diplomatnya di Bangkok.

“Upaya serangan di Bangkok sebagai bukti bahwa Iran dan sekutunya melanjutkan tindakan teror dan serangan terakhir merupakan contohnya,” ujar Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak.

Iran Membantah Terlibat

Terkait serangkaian ledakan di India, Georgia, & Thailand yang mentargetkan diplomat-diplomat Israel yang melibatkan warga negara Iran, pemerintah Iran membantah keterlibatannya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast, Rabu (15/2) seperti diberitakan Reuters, justru menuduh Israel berada di belakang aksi itu.

"Republik Islam Iran yakin unsur-unsur rezim Zionis bertanggung jawab atas aksi-aksi teroris ini," kata Rehmanparast yang dikutip kantor berita IRNA. (muslimdaily/bbs)




Tweet

Top View

  • Fahri Hamzah: Kita Tidak Setuju Dengan Irshad ...
  • Dr. Hamid Fahmy: Fahri Hamzah Salah Memahami ...
  • Di Twitter Fahri Hamzah Memberi Kuliah, Adian ...
  • Rekaman Audio Diskusi 'Gagal' IndonesiaTanpaJIL vs ...
  • Aktivis JIL Tidak Hadir, Diskusi Jalan Terus ...
  • Ustadz Dr. Mu'inudinillah: Fahri Hamzah Bodoh ...
  • Ulil Ngeyel Mirip Bani Israel, Kata Sekjen MIUMI
  • Pesepakbola Yaya Toure: Saya Tidak Minum Alkohol, ...
  • Hasyim Muzadi: Waspada Diskusi Dengan Irshad Manji
  • Diskusi Irshad Manji Di Malaysia Dibatalkan

Latest Post

  • Rekaman Audio Diskusi 'Gagal' IndonesiaTanpaJIL vs ...
  • Universitas di China Siap Kerjasama Dengan MUI
  • Inilah Alasan Polda Metro Jaya Menolak Konser Lady ...
  • Tak Hanya FPI, Lembaga Adat Pun Juga Menolak ...
  • Meluruskan Pemberitaan Menyesatkan Bahwa Penumpang ...
  • Pemuda Muslim Jerman Tergerak Aksi Bela Nabi ...
  • Aktivis JIL Tidak Hadir, Diskusi Jalan Terus ...
  • Rusia Klaim Tewaskan Tujuh Gerilyawan Muslim ...
  • Malam Ini, Dialog Pegiat #IndonesiaTanpaJIL vs JIL ...
  • Samir Khan Terbitkan Panduan Untuk Mujahid ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed