
Muslimah 20 tahun tersebut menggunakan niqob, yang menutupi seluruh mukanya kecuali matanya.
Dia memenangkan sejumlah uang 25,000 kronor atau setara dengan 4,203 dolar dari Arriva setelah mencapai perjanjian anti diskriminasi.
Berdasarkan UPI, Sopir bus meminta muslimah itu untuk turun di Malmo setelah dia menolak untuk melepaskan niqobnya.
Sopir itu mengatakan bahwa dia ingin untuk melihat wajah Muslimah tersebut walaupun surat izin perjalanan yang dia bawa tidak mensyaratkan sesuatupun.
"Pengemudi bus tersebut tidak bekerja menurut aturan Arriva.Tidak ada keraguan bahwa sopir itu bersalah dan ini benar-benar di sesalkan.Kami senang membayar sejumlah uang untuk menyelesaikan ini",kata Jan Wildau dari Arriva, menurut agen berita Swedia TT.
Arriva juga memecat sopir itu untuk memastikan tidak akan terjadi insiden seperti itu lagi.
Walaupun tidak ada data statistik resmi Muslim Swedia,diperkirakan ada 300,000 sampai 350,000 Muslim di tahun 2000 dan hitungan kasar sekitar 100,000, pada generasi keduanya.
Malmo bisa dikatakan menjadi tempat tinggal Muslim terbesar di Swedia.(zax/iol)
