Seorang mantan juara Taekwondo Inggris akan menawarkan pelajaran kepada Muslim perempuan tentang bagaimana mempertahankan diri terhadap serangan yang sering terjadi jalanan karena mereka memakai jilbab, Islington Tribune melaporkan pada hari Jumat, tanggal 3 februari.
"Saya pertama kali mendengar tentang ini (serangan pada muslimah berjilbab) ketika saya mengajar beladiri pada sebuah kelompok wanita Asia di London Timur," kata Theresa Thomas, 52 tahun.
Thomas, seorang jagoan Taekwondo mengatakan ia diundang oleh badan amal SOne True Voice untuk menjalankan kelas yang ditujukan kepada wanita yang mengenakan jilbab.
Ini ide pertama kali yang diusulkan oleh kelompok Muslim untuk menghadapi serangan yang meningkat terhadap Muslim Inggris yang mengenakan jilbab.
"Lalu ketika saya datang untuk bekerja di Finsbury Park, setelah One True Voice meminta pada saya, banyak wanita mengatakan kepada saya bahwa perampok telah sengaja menargetkan mereka, mengambil pin dari jilbab mereka dan menusuk mereka di kepala dengan pin itu," tambah Thomas .
Shamso Ibrahim, 25, dari Finsbury Park, mengatakan bibinya pernah menjadi korban serangan serupa.
"Dia berjalan di Seven Sisters Road dan seorang pria datang mengambil jepit rambut dia," katanya.
"Tapi untungnya bibi saya adalah seorang wanita percaya diri dan dibesarkan di Somalia, mengetahui cara untuk melawan, jadi dia akhirnya berhasil menjatuhkan penyerangnya."
Hijab adalah kode wajib berpakaian dalam Islam. Catatan menunjukkan bahwa tindakan tidak menyenangkan ataupun serangan terhadap Muslim Inggris, diperkirakan hampir dua juta jiwa, telah meningkat baru-baru ini.
Pada bulan September 2010, sebuah perguruan tinggi terkemuka Inggris melarang wanita muslim berjilbab ke kampus dengan alasasn tindakan keamanan.
Pembelaan diri
Theresa, yang akan menjadi bagian dari official team di Olimpiade London 2012, berharap lebih banyak perempuan yang akan mampu melawan para penyerang.
"Ini bukan tentang ukuran Anda, ini tentang teknik," katanya pada Islington Tribune.
"Saya mengajar wanita setinggi 5 kaki 2 inci (sekitar 155 cm) menghadang penyerang setinggi 6 kaki 2 inci (sekitar 185 cm)."
Theresa telah mengajar perempuan di Andover Youth Centre di daerah Holloway Andover sejak November.
Dia mengatakan wanita merasa sulit untuk membela diri karena mereka sering membawa tas belanja atau membawa anak. Kelasnya di Andover akan selesai minggu depan. Kelas-kelas lain akan ditawarkan di daerah Elthorne dan Cornwallis bulan ini.
[muslimdaily.net/onislam]
Muslimah Inggris Belajar Beladiri
Diposting Sabtu, 04-02-2012 | 08:41:46 WIB
Diposting Sabtu, 04-02-2012 | 08:41:46 WIB
