• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Kelompok 'Teror Big Ben' Bisa Bebas Kurang dari Enam Tahun
Diposting Jum'at, 03-02-2012 | 10:08:49 WIB


Sekelompok pria Muslim Inggris yang ditahan atas tuduhan akan melakukan serangan "gaya-Mumbai" di London, kemungkinan bisa bebas dalam waktu kurang dari enam tahun. Ini setelah mereka meminta permohonan pengurahan penahanan.

Keempat pria Muslim itu dituding akan melakukan serangan Natal dengan target gedung Bursa Efek, Menara Big Ben, Westminster Abbey, Istana Wesminster dan London Eye.

Mereka dan lima pria lainnya sudah menjalani lima bulan persidangan di Pengadilan Woolwich Crown, dan sebenarnya dapat dituntut hukuman 20 tahun penjara.

Tetapi dalam sidang terakhir selama 11 jam kemarin, mereka memutuskan untuk mengaku bersalah, setelah hakim menyatakan mereka bisa menerima hukuman lebih rendah jika mau mengakui perbuatannya.

Pengadilan Crown sendiri juga berupaya agar mereka tidak ditahan dalam waktu yang lama, karena hal itu berarti membutuhkan biaya sangat besar, melebihi 2 juta pounds untuk biaya sidang dan pengamanan ekstra dan biaya hidup di penjara.

Dalam persidangan, Hakim Wilkie menjatuhkan hukuman 13,5 tahun kepada pemimpin kelompok itu, Muhammad Chowdhury 21, dan menjatuhkan hukuman 12 tahun kepada Shah Rahman 28.

Sementara itu, karena mereka mau mengakui perbuatannya, kedua terpidana itu bisa menjalani setengah saja dari masa hukumannya. Dalam waktu lima tahun mereka bisa dibebaskan.

Para pria ini ditangkap pada 20 Desember 2010, empat hari sebelum mereka berencana menanam bom di toilet Bursa Efek London.

Dalam semua perencanaan dan pembicaraan kelompok ini, ternyata sudah disadap oleh pihak kepolisian, termasuk rencana mereka membeli senjata AK-47. Seluruh bukti pembicaraan tadi, dijadikan barang bukti di persidangan. [muslimdaily.net/dailymail]




Tweet

Top View

  • Fahri Hamzah: Kita Tidak Setuju Dengan Irshad ...
  • Dr. Hamid Fahmy: Fahri Hamzah Salah Memahami ...
  • Di Twitter Fahri Hamzah Memberi Kuliah, Adian ...
  • Rekaman Audio Diskusi 'Gagal' IndonesiaTanpaJIL vs ...
  • Aktivis JIL Tidak Hadir, Diskusi Jalan Terus ...
  • Ustadz Dr. Mu'inudinillah: Fahri Hamzah Bodoh ...
  • Ulil Ngeyel Mirip Bani Israel, Kata Sekjen MIUMI
  • Pesepakbola Yaya Toure: Saya Tidak Minum Alkohol, ...
  • Hasyim Muzadi: Waspada Diskusi Dengan Irshad Manji
  • Diskusi Irshad Manji Di Malaysia Dibatalkan

Latest Post

  • Rekaman Audio Diskusi 'Gagal' IndonesiaTanpaJIL vs ...
  • Universitas di China Siap Kerjasama Dengan MUI
  • Inilah Alasan Polda Metro Jaya Menolak Konser Lady ...
  • Tak Hanya FPI, Lembaga Adat Pun Juga Menolak ...
  • Meluruskan Pemberitaan Menyesatkan Bahwa Penumpang ...
  • Pemuda Muslim Jerman Tergerak Aksi Bela Nabi ...
  • Aktivis JIL Tidak Hadir, Diskusi Jalan Terus ...
  • Rusia Klaim Tewaskan Tujuh Gerilyawan Muslim ...
  • Malam Ini, Dialog Pegiat #IndonesiaTanpaJIL vs JIL ...
  • Samir Khan Terbitkan Panduan Untuk Mujahid ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed