
Saat mengukuhkan kabar tentang serangan udara tersebut, jurubicara militer Israel mengatakan, serangan itu ditujukan ke orang-orang bersenjata dan serangan mengenai sasaran. Keseluruhan korban tewas sepanjang hari Kamis diperkirakan sedikitnya 17 orang.
Petugas medis mengatakan kepada BBC bahwa lima orang juga terluka akibat serangan Israel di dekat Bureij itu. Menurut Hamas, helikopter-helikopter Israel menembakkan empat rudal. Tiga serdadu Israel terbunuh dan tiga cedera ketika anggota bersenjata Hamas mendekati pagar keamanan di dekat perbatasan Nahal Oz, kata militer Israel.
Hamas mengatakan, kelompok itu melancarkan "penyergapan canggih". Lima orang pejuang Palestina juga terbunuh oleh pasukan Israel sepanjang hari Rabu.
'Cukup kuat'
Wartawan BBC Rob Watson mengatakan, sulit untuk memastikan apakah kenaikan korban tewas di kalangan tentara Israel akhir-akhir ini ada kaitannya dengan peningkatan taktik Hamas, atau semata-mata karena kegiatan militer Israel yang makin gencar di Gaza sehingga semakin besar pula ancaman terhadap mereka. Hamas diyakini memiliki persenjataan yang lebih andal.
Memang tidak diragukan lagi sayap militer Hamas, Brigade Izzaddin al-Qassam, adalah pasukan yang cukup kuat. Satu penelitian Israel baru-baru ini mengatakan Hamas melakukan pengembangan militer yang paling signifikan dalam sejarah gerakan itu.
Meskipun intelijen dari Gaza terbatas, banyak yang berpendapat Hamas mengimpor senjata, yang lebih canggih termasuk sistem antitank serta menyelundupkan bahan peledak dalam jumlah besar dan mempersiapkan pertahanan seperti benteng dan terowongan, kata wartawan kami. (fkr/bbc)
