
Pimpinan tertinggi kedua Al Qaeda, Syeih Ayman Al Zawahari dalam sebuah rekaman audio yang dirilis hari ini mengatakan bahwa selama lima tahun penjajahan AS di Irak hanya membawa kegagalan dan keterpurukan.
Dia mengatakan bahwa BUsh telah menyembunyikan dan menghiraukan Komandan perangnya di Irak tentang kegagalan perangnya dan menutupinya untuk menjalankan kebijakan lanjutan di Irak.
"Jika Pasukan Amerika pergi, mereka akan kehilangan segalanya," tambahnya.
Rekaman asli berdurasi 16 menit itu dirilis pada situs Assahab dan ini merupakan yang kedua pada bulan april ini setelah peringatannya pada tindakan penghinaan media Eropa pada Islam beberapa waktu yang lalu.
Dalam rekaman tersebut, beliau juga meminta dukungan terhadap perjuangan para mujahiddin Irak yang berada pada garis perjuanagn yang benar.
Dia juga menyalahkan para pejuang Sunni yang berpindah haluan dan bergabung dengan pasukan penjajah AS dengan tujuan untuk mengamankan wilayah sunni di Irak dan menamakan diri mereka yang dalam bahasa Inggris bermakna "Dewan Kebangkitan".
Dia juga kembali menegaskan kembali pernyataan yang diucapkan oleh Syeh Usama bahwa dari Iraklah para mujahidin akan memulai perjuangan untuk membebaskan Jerusalem.
"Irak saat ini adalah ladang pertempuran paling penting dimana para mujahidin kita sedang bertempur dengan pasukan Zionis-Kriten Salibis. Maka, mendukung mujahiddin di Irak dan khususnya Negara Islam Irak adalah tugas yang paling penting," tambahnya.
Al Zawahari juga mengatakan bahwa pimpinan perjuangan Syiah Irak, Muqtada al Sard adalah kaki tangan Syiah Iran. Demikian pula dia juga mengkritisi tindakan terhadap Muslim di Mesir yang disudutkan pihak pemerintahnya demikian pula kondisi Palestina.
rmd/ap
