Beberapa aktivis masyarakat di Afghanistan pada Kamis kemarin mengatakan, bahwa momentum kemenangan Taliban saat ini lebih tinggi daripada Amerika.
Para aktivis tersebut percaya bahwa Taliban sama sekali belum dikalahkan.
Pernyataan mereka ini muncul setelah Presiden Amerika Barrack Obama dalam pidatonya mengatakan bahwa momentum Taliban telah hancur dan Al Qaidah saat ini sedang melarikan diri dari kejaran Amerika.
"Dari posisi kekuatan, kami telah mulai menurunkan kekuatan perang di Afghanistan. Sepuluh ribu pasukan kami akan pulang. Sementara 23.000 lebih tentara lainnya akan mulai ditarik pada akhir musim panas ini," kata Obama dalam pidatonya di Kongres hari Selasa kemarin.
"Proses penyerahan keamanan kepada orang-orang Afghan akan terus berlanjut, sehingga tidak akan pernah ada lagi serangan terhadap Amerika."
Pernyataan Obama tersebut telah menimbulkan reaksi di kalangan beberapa aktivis masyarakat sipil Afghanistan.
Para aktivis mengatakan Taliban lebih cerdas dalam mengambil keuntungan dari suasana yang diciptakan oleh upaya-upaya perdamaian.
"Jika Taliban benar-benar dikalahkan, maka untuk apa mereka mengadakan pembicaraan damai? Pembicaraan damai dibahas ketika kedua belah pihak sedang berperang," kata aktivis masyarakat sipil Afghanistan, Ajmal Baluchzada.
Masyarakat di ibukota Kabul juga percaya bahwa Taliban belum dikalahkan.
"Bagaimana kita bisa mengatakan bahwa momentum Taliban telah habis, sementara kami masih menyaksikan mereka melakukan serangan bom di kota-kota kami?" kata penduduk Kabul, Jawad Ahmad kepada ToloNews.
Sementara itu, aktivis lainnya menyatakan tidak setuju dengan ucapan Obama bahwa Al Qaidah telah melarikan diri dari kejaran Amerika. Mereka berpendapat bahwa Al Qaidah masih hadir di medan perang. Mereka belum kalah. [muslimdaily.net]
Sumber: ToloNews
Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih Tinggi daripada Amerika
Diposting Sabtu, 28-01-2012 | 06:41:55 WIB
Diposting Sabtu, 28-01-2012 | 06:41:55 WIB
