• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Dan Amerika pun Mengutuk Aksi Pembakaran Al-Quran
Diposting Kamis, 09-09-2010 | 03:54:47 WIB

Rabu pagi kemarin, para pemimpin agama AS secara terbuka berkumpul, mengutuk segala bentuk kegilaan dari sikap "Anti-Islam" di negara mereka, termasuk diantaranya rencana pembakaran salinan Al-Quran oleh sebuah gereja di Florida pada tanggal 11 September yang oleh para komandan tertinggi AS disebut sebagai tindakan yang dapat membahayakan pasukan Amerika di luar negeri.

Para pemimpin agama yang mewakili umat Islam, Kristen dan Yahudi tersebut secara sepakat mencela segala ‘kesalahpahaman’ dan ‘kefanatikan terhadap agama’ terhadap rencana pembangunan pusat komunitas muslim dan masjid yang berlokasi tidak jauh dari Ground Zero dimana tragedi 11 September terjadi.

Apalagi menurut mereka, ketegangan dikhawatirkan terus meningkat karena peringatan 11 September yang jatuh pada hari Sabtu berdekatan dengan hari raya Idul Fitri yang diperkirakan jatuh pada hari Jumat.

Mereka juga secara khusus mengecam ulah Terry Jones, sang penggagas ide ‘pembakaran Al-Quran’ yang sekaligus bertugas sebgai pendeta di gereja wilayah Gainesville, Florida. Terlebih-lebih Jones mengatakan kalau lewat rencananya tersebut, ia ingin menggambarkan Islam sebagai agama "kekerasan dan penuh penindasan".

Para pemimpin agama, termasuk Uskup Agung Katolik Roma di Washington, emeritus Kardinal Theodore McCarrick dan perwakilan Dewan Nasional Gereja-Gereja, Dr Michael Kinnamon mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan mereka "khawatir dengan hiruk-pikuk anti-Islam" disamping mereka juga terkejut dengan tindakan tidak terhormat terhadap sebuah kitab suci.

"Menyerang sebuah agama di Amerika Serikat berarti sama dengan melakukan kekerasan terhadap kebebasan beragama dari seluruh orang Amerika," kata para pemuka agama, termasuk Rabi David Saperstein, ketua Persatuan Reformasi Yahudi, dan Rabi Julie Schonfeld dari Asosiasi Rabi Konservatif.

"Pembakaran salinan Al-Quran yang suci, Sabtu mendatang adalah pelanggaran yang sangat mengerikan dan menyebabkan hukuman yang paling kuat dari semua nilai kesopanan yang ada dalam kehidupan bermasyarakat.” Tambah mereka.

Sebelumnya, pemerintahan Presiden Barack Obama secara resmi juga menyesalkan acara yang telah direncanakan tersebut dan digambarkan oleh juru bicara Departemen Luar Negeri, PJ Crowley sebagai tindakan "Un-American" (bukan Amerika, red).s

"Saya berbesar hati terhadap usulan dari para pemimpin agama Amerika akan adanya hukuman yang jelas dan tegas terhadap tindakan yang tidak terhormat dan memalukan seperti ini." kata Menteri Luar Negeri Amerika, Hillary Clinton di depan umat Islam saat menjadi tuan rumah dalam acara buka bersama di gedung Departemen Luar Negeri.

 

[muslimdaily.net/arby]




Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Ratusan Polisi New York yang Selamat Pada Serangan ...

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed