• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Jam Malam Kembali Berlaku di Kashmir
Diposting Selasa, 07-09-2010 | 17:03:52 WIB
Pasukan keamanan India telah memberlakukan kembali jam malam yang ketat di Kashmir setelah empat pengunjuk rasa ditembak mati oleh polisi di wilayah yang terus bergejolak tersebut.

Kematian terbaru, termasuk seorang siswa remaja, terjadi pada hari Senin ketika pasukan India menembaki pengunjuk rasa anti-pemerintah di desa utara Palhalan.

Beberapa orang terluka ketika pasukan India bentrok dengan pengunjuk rasa yang melemparkan batu.

"Kami menegakkan jam malam yang ketat untuk menjaga perdamaian," kilah seorang polisi Pervez Ahmed AFP pada hari Selasa.

Demonstrasi dan pemogokam besar-besaran terjadi sejak bulan Juni, dimana seorang pemuda Kahsmir tewas dibunuh polisi India. Setidaknya 69 orang tewas selama tiga bulan terakhir.

Para demonstran menginginkan kemerdekaan dari New Delhi.

Ribuan orang tewas dalam pergolakan di wilayah Kashmir yang dikusai India sejak tahun 1989.

Para pengamat politik mengatakan bahwa meningkatnya aksi protes di jalan-jalan selama 2 tahun belakangan ini menunjukkan keinginan kuat rakyat Kashmir untuk lepas dari belenggu India.

Selama 2 dekade ini, konflik di Kashmir telah mengakibatkan 47.000 orang meninggal, demikian perkiraan pemerintah India. Namun sumber-sumber lain mengatakan bahwa angka korban sipil penduduk muslim Kashmir bisa mencapai 90.000 orang yang kehilangan nyawanya.

[muslimdaily.net/ptv]


Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed