Menurut media kenamaan, Times, Letnan Jenderal Benjamin Freakley mengklaim bahwa komandan Inggris gagal memberikan tekanan yang cukup pada Taliban.Jenderal senior Amerika itu mengkritik strategi pasukan Inggris saat mereka pertama kali dikerahkan di provinsi Helmand Afghanistan pada tahun 2006.
Freakley, yang bertugas di Afghanistan dari 2006 hingga 2007, mengatakan kepada koran Times bahwa ketika ia merekomendasikan agar pasukan Inggris mengambil tindakan yang lebih ofensif di Helmand, ia "diberitahu oleh tentara Inggris sendiri bahwa mereka tidak percaya kekuatan mereka telah siap".
Dia menambahkan bahwa tanpa tekanan kepada Taliban, Inggris hanya akan menambah masalah.
Pasukan Inggris ditempatkan dalam jumlah yang signifikan di Helmand pada awal tahun 2006, dengan lebih dari 3.000 anggota dari Brigade 16 Air Assault yang pertama kali dikerahkan. muslimdaily.net/ptv]
