• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Israel Bersikeras Lanjutkan Ekspansi Pemukiman
Diposting Senin, 30-08-2010 | 17:14:58 WIB

Kurang dari seminggu menjelang pembicaraan yang disponsori Amerika Serikat antara Israel dan Otoritas Palestina (PA), Tel Aviv bersikeras melanjutkan ekspansi pemukiman di Tepi Barat.

Pada bulan November, Israel mengumumkan pembekuan 10 bulan permukiman Tepi Barat yang tidak termasuk proyek-proyek di timur al-Quds (Yerusalem) dan memungkinkan pembangunan sekolah, rumah ibadat dan 'pusat-pusat komunitas'.

"Terdapat keputusan pemerintah untuk membekukan pembangunan hanya selama 10 bulan, dan ketika periode itu berakhir, keputusan tersebut tidak berlaku lagi," kata Perdana Menteri Israel penjajah Benjamin Netanyahu dalam pertemuan para menteri partai Likud pada hari Minggu, Jerusalem Post melaporkan.

Pernyataan itu disampaikannya menanggapi usulan rekonsiliasi oleh Menteri Intelijen  Dan Meridor dan anggota  kabinet Israel lainnya memungkinkan dimulainya kembali pembangunan pemukiman, meskipun hanya di dalam permukiman besar yang lama dan tidak melampaui batas dari wilayah dalam perjanjian 1976.

Meskipun peringatan berulangkali oleh Palestina untuk menarik diri dari pembicaraan yang didukung AS, Netanyahu mengatakan permukiman Israel sebagai salah satu isu utama yang akan dibahas dalam perundingan dijadwalkan untuk September 2 di Washington, mengatakan ia tidak akan membuat deklarasi sebelum itu.

Netanyahu mengatakan perjanjian perdamaian harus didasarkan pada pengakuan Israel sebagai "negara nasional Yahudi," dan jaminan bahwa Israel tidak akan menghadapi kegagalan yang sama setelah menarik diri dari Libanon selatan dan Jalur Gaza - di mana Tel Aviv dipandang sebagai kekuatan yang tidak sah menjajah.

[muslimdaily.net/ptv]




Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Ratusan Polisi New York yang Selamat Pada Serangan ...

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed