Dewan Koordinasi Muslim di Jerman (KRM), yang membawahi lima organisasi Islam terbesar Jerman menolak berpartisipasi dalam konferensi Islam tahunan yang diselenggarakan oleh Departemen Dalam Negeri Mei mendatang, kata Hamburger Abendblatt.
Penyebabnya tidak lain adalah keputusan Menteri Dalam Negeri Thomas de Mazières yang menghapus asosiasi konsultasi dari Dewan Muslim, asosiasi yang bertugas mengonsultasikan masalah-masalah umat Islam Jerman.
Sebagai tanggapan terhadap keputusan tersebut, empat organisasi yang berafiliasi dengan Dewan Koordinasi Muslim di Jerman mengumumkan untuk memboikot Konferensi Islam. Organisasi tersebut adalah Persatuan Islam Turki (DITIB), Asosiasi pusat-pusat kebudayaan Islam (VIKZ), Dewan Pusat Muslim Jerman (ZMD) dan Asosiasi Muslim Alawit.
Protes dari organisasi-organisasi muslim Jerman spontan memicu Menteri Dalam Negeri mengadakan pendekatan baru untuk membentuk daftar peserta konferensi. De Mazières menegaskan bahwa konsultasi ini juga akan dihadiri oleh wakil-wakil dari organisasi-organisasi non-Muslim.
Kementerian Dalam Negeri juga tidak memasukkan dalam agenda Konferensi Islam mendatang tentang topik-topik panas seperti Islamofobia dan diskriminasi, atau larangan mengenakan jilbab di sekolah-sekolah, sebuah langkah dari pemerintah yang membuat marah organisasi-organisasi Islam. Namun, keputusan akhir untuk membentuk kembali asosiasi konsultasi Dewan Muslim belum diputuskan hingga saat ini.
[muslimdaily.net/Cno]
Organisasi Islam Akan Boikot Konferensi Islam Tahunan di Jerman
Diposting Sabtu, 13-03-2010 | 09:30:44 WIB
TweetDiposting Sabtu, 13-03-2010 | 09:30:44 WIB
