• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Ikuti Inggris, Kanada Larang Al Shabaab
Diposting Senin, 08-03-2010 | 16:46:30 WIB

Setelah pemerintah Inggris, kini giliran pemerintah Kanada yang memasukkan kelompok pejuang Al Shabaab sebagai kelompok terlarang.

Pemerintah Kanada mengeluarkan pernyataan pada hari Minggu bahwa keputusan ini bertujuan untuk mencegah gerakan Al Shabaab di Kanada, selain untuk target operasi perekrutan maupun penggalangan dana.

Pelarangan pemerintah Kanada ini diberlakukan setelah mendapatkan informasi adanya upaya gerakan Al Shabaab di Kanada untuk merekrut pemuda Kanada maupuun keturunan Somalia yang berada di sana.

"Keputusan pemerintah Kanada ini bertujuan agar kelompok teroris tidak menerima bantuan dari sumber di Kanada," tutur Mentri Keselamatan Publik Kanada Vic Toews, dalam sebuah pernyataan.

Pelarangan ini juga berkenaan dengan pembekuan aset ataupun berbagai hal dibawah kontrol Al Shabaab. Disebutkan pula bahwa siapa yang turut berpartisipasi maupun berkontribusi kepada gerakan Al Shabaab akan dikenai tindakan hukum.

Al Shabaab, yang menguasai sebagian besar Somalia selatan dan tengah, mengatakan pada bulan lalu bahwa gerakannya sudah bergabung dengan "jihad internasional al Qaeda".
Menteri Dalam Negeri Inggris mengumumkan langkah serupa bulan ini.
[muslimdaily.net/yhonws]




Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed