• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Pasukan Israel Lukai Sejumlah Pemuda Palestina di Al Khalil
Diposting Jum'at, 26-02-2010 | 05:24:35 WIB

Beberapa orang Palestina terluka buntuk bentrokan antara penduduk Palestina dengan militer Israel di selatan Tepi Barat, tepatnya di kota AL Khalil, Kamis 25 Februari. Bentrokan ini dipicu keputusan pencatutan 2 masjid bersejarah di Tepi Barat menjadi warisan budaya Yahudi.

Pasukan Israel menembakkan gas air mata kepada para pengunjuk rasa yang bersenjatakan batu. Protes terjadi di daerah Jabal Jaouhar, alaun-alaun Tareq bin Ziyad dan dikrit At Takruti di selatan kota Al Khalil.

Pasukan penjajah Israel memukul para pengunjuk rasa dengan pentungan dan menangkap 2 pemuda Palestina. Menurut keterangan pejabat zionis Yahudi, penangkapan tersebut dilakukan dalam bentrokan yang terjadi di Hebron karena unjuk rasa yang 'ilegal'.

Pemerintah Palestina menyerukan kepada komunitas internasional untuk menekan Israel karena mencaplok  2 masjid bersejarah di Tepi Barat sebagai warisan budaya Yahudi yang akan segera direnovasi.

Sebelumnya Perdana Mentri Hamas Ismail Haniyah menyerukan kepada penduduk Palestina yang berada di Tepi Barat untuk 'bangkit' melawan rencana Israel menjarah 2 masjid bersejarah di wilayah Palestina, Selasa 23 Februari.

Pada hari Ahad, PM Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa 2 masjid di Hebron dan Al Quds merupakan bagian dari warisan budaya Yahudi yang akan direstorasi ulang. Dia menganggap ke dua masjid tersebut merupakan bekas dari kuburan Rachel dan Patriarchs.

"Keputusan (Netanyahu) memerlukan respon di Tepi Barat dan rakyat harus bangkit untuk menghadapi pendudukan Israel dan mematahkan belenggu dalam menghadapinya," tutur Usmail Haniyah kepada para wartawan.

"Proyek tersebut bertujuan untuk menghilangkan identitas kita, menghilangkan monumen Islam dan mencuri sejarah kita," tambahnya.

Sebelumnya Hamas pernah menyerukan seruan intifadhah/perlawanan bagi penduduk Palestina di Tepi Barat sejak kelompok pejuang tersebut berhasil menguasai jalur Gaza.
[muslimdaily.net/ptv]




Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Ratusan Polisi New York yang Selamat Pada Serangan ...

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed