Organisasi politik Pakistan Jamiat Ulema-e-Islam mengutuk keberadaan perusahaan keamanan Amerika di Pakistan, setelah Menhan AS Robert Gates memberikan konfirmasi bahwa perusahaan keamanan swasta Amerika tersebut memang melakukan operasi di negara konflik tersebut bulan lalu.
Ketua Jamiat Ulema-e-Islam Fazlur Rahman mengatakan bahwa kira-kira terdapat 9,000 agen yang bekerja untuk Xe Servies LLC atau dulu dikenal dengan Blackwater yang sedang beroperasi di Pakistan.
Dia mengatakan bahwa jumlah tersebut bahkan melebihi jumlah polisi yang bekerja di Islamabad yang hanya berjumlah 7,000.
Fazlur Rahman mengutuk aktivitas yang dia sebut sebagai 'agresi barat' di Pakistan, dan mengatakan bahwa Blackwater juga harus bertanggung jawab atas sejumlah serangan yang dialamatkan kepada pejuang taliban di Pakistan.
Mentri Dalam Negeri Pakistan Rahman Malik mengatakan berulangkali bahwa tidak ada kegiatan yang dilakukan Blackwater di Pakistan, seperti yang pernah dia katakan di bulan Januari lalu.
Pernyataan ini bertentangan dengan apa yang dikatakan kepala intelejen Pakistan Asad Durani dalam wawancara dengan presstv beberapa waktu lalu bahwa memang Blackwater berada dalam sejumlah serangan di Pakistan.
Sejumlah anggota parlemen Pakistan pun juga memberikan pernyataan senada untuk menolak kehadiran Blackwater atau Xe Services di negeri itu. Seruan ini datang setelah secara tegas kementrian pertahanan AS memberikan ijin untuk Xe Services dan DynCorp, 2 perusahaan Amerika beroperasi 'membantu' militer Amerika menancapkan pengaruhnya di Pakistan.
[muslimdaily.net/ptv]