• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Jaksa: Jihadis Jerman Rencanakan Pembunuhan Besar-Besaran
Diposting Senin, 08-02-2010 | 13:45:11 WIB


 Daniel Schneider, Atilla Selek, Fritz Gelowicz dan Adem Yilmaz dari kiri-kanan
Dusseldorf - Kepala jaksa di pengadilan Jerman menyidangkan empat pemuda Islam pada hari Rabu, jaksa ini mengatakan bahwa mereka telah merencanakan 'pembunuhan massal' pada skala besar di Jerman.

Jaksa Volker Brinkmann mengatakan para anggota kelompok yang disebut Sauerland ini terdorong oleh kebencian yang sangat besar terhadap tentara Amerika Serikat dan oleh keinginan untuk melaksanakan pembunuhan massal, dan tidak akan ragu membunuh perempuan dan anak-anak.

Kelompok ini terdiri dari Daniel Schneider, Fritz Gelowicz, Adem Yilmaz dan Attila Selek, mereka dituduh merencanakan serangan terhadap pangkalan militer AS pada tahun 2007.

Jaksa Brinkmann mengatakan empat terdakwa ini sama sekali tidak menunjukkan penyesalan nyata selama sembilan bulan persidangan sebelumnya, dan mengatakan mereka tidak akan mengaku menyesal.

"Para pejuang suci ini tidak ingin duduk di penjara saja dan melihat jihad (perang suci) sedang berlangsung, "kata jaksa.

Brinkmann mengatakan, empat orang ini mengaku setia kepada kelompok Uni Jihad Islam (IJU), dan ingin membuat bom dengan daya ledak yang tak terbayangkan, akan lebih kuat dari bom yang digunakan dalam serangan tahun 2005 di London.

Brinkmann mengatakan sidang ini akan sangat tidak biasa dalam berbagai hal, bukti yang dibawakan sangat banyak, terkandung dalam 530 folder dan dilangsungkan dalam 2.600 kali pengadilan. Bahkan sudah ada 3,6 terabyte materi yang dicetak, mereka benar-benar akan kalah dalam pengadilan ini, kata jaksa.

Jaksa penuntut umum Cornelia Zacharias mengatakan IJU telah mengirim para terdakwa ke Jerman, karena di Jerman mereka bisa "hanya menggunakan sedikit usaha untuk menimbulkan kerusakan yang lebih besar" kepada Amerika daripada jika dilakukan di medan tempur Afghan-Pakistan.

Tiga anggota kelompok itu ditangkap pada tahun 2007 oleh pasukan khusus Jerman setelah pengawasan lama, mereka sedang menyiapkan 730 liter cairan bahan peledak hidrogen peroksida. Orang keempat kemudian ditangkap di Turki.

Sidang putusan mereka diharapkan akan bisa dibacakan pada 4 Maret tahun ini.

[muslimdaily.net/monstersandcritics]




Tweet

Top View

  • Foto Kekejian Tentara Amerika di Irak Beredar
  • Umar Media Rilis Video Eksekusi 15 Tentara ...
  • Pengkhianat Al Qaidah Irak Ditembak Mati
  • Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih ...
  • Narapidana di Penjara Inggris Berbondong-bondong ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Bedah Buku Kritik dan Koreksi Deradikalisasi BNPT ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom

Latest Post

  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Toko Daging Halal Tumbuh di Kanada
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Khawatir Serangan Balasan dari Abu Sayyaf, Militer ...
  • Kelompok 'Teror Big Ben' Bisa Bebas Kurang dari ...
  • Kuwait Selenggarakan Pemilu Parlemen
  • Kubah atau Tanpa Kubah, Muslim Eksplorasi Desain ...
  • Kepala Babi Ditemukan Lagi di Depan Masjid
  • Korupsi Haram, Pelaku Korupsi Memprihatinkan

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed