• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Vonis Kepada Siddiqui Picu Demonstrasi di Pakistan
Diposting Jum'at, 05-02-2010 | 06:52:07 WIB

Ribuan orang melakuan unjuk rasa di jalan-jalan Pakistan memprotes penjatuhan hukuman atas seorang ilmuan muslimah Pakistan di Amerika.

Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan anti Amerika dan membakar bendera Amerika setelah juri pengadilan New York menyatakan Aafia Siddiqui bersalah dalam usaha pembunuhan, Rabu 3 Februari.

Aafia Siddiqui divonis bersalah karena melakukan penembakan kepada penginterogasinya asal Amerika pada bulan Juli 2008. Pengacara Siddiqui telah mengajukan pembelaan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan Siddiqui menembaknya.

Kelompok Hak asasi menduga bahwa Siddiqui telah ditahan dan disiksa dalam penjara milik Amerika, Bagram di utara kota Kabul.

"Kami tidak terkejut dengan vonis ini. Apa lagi yang bisa kami harapkan dari pengadilan Amerika," tutur Dr Fozia Siddiqui, kakak dari Aafia kepada islamonline, Kamis 4 Februari.

Vonis kepada  Aafia Siddiqui dibacakan hakim pada tanggal 6 Mei.

"Ini bukanlah putusan pengadilan. Kenyataannya ini adalah sebuah tamparan di muka seluruh ummat Islam khususnya Pakistan, yang bersekutu dekat dengan Amerika dalam perang melawan teror," kata Fozia penuh emosional.

"Ini merupakan rangkaian kebohongan. Semua orang tahu bahwa dia diculik oleh intelejen Pakistan atas perintah Jendral Pervez Musharraf," tegas Fozia.

Sebuah laporan baru-baru ini yang diberikan oleh investigator menunjukkan bahwa Aafia diculik oleh agen FBI saat dia berada di bandara saat ingin menuju Islamabad dari Karachi.

Aparat AS mengatakan Siddiqui menikah dengan keponakan pria yang "dituduh" menjadi dalang serangan 9 September, Khalid Sheikh Mohammed.

[muslimdaily.net/iol]




Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Ratusan Polisi New York yang Selamat Pada Serangan ...

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed