• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Pekerja Muslim Dianggap `Ancaman` Oleh Partai Rasis Italia
Diposting Sabtu, 09-01-2010 | 06:09:06 WIB

Kebencian terhadap Islam di Eropa semakin menjadi-jadi. Partai anti imigran Italia, Liga Utara yakin bahwa keberadaan muslimah yang menjadi pekerja di negeri pizza itu merupakan sebuah ancaman keamanan dan harus ditindak.

"Usir orang-orang Islam ini dari kantor kita," tulis  Alessandro Savoi, pimpinan partai Liga Utara di provinsi Trento dalam sebuah surat yang ditujukan kepada pimpinan dewan parlemen Giovanni Kessler seperti yang dikutip harian the Repubblica, Jumat 8 Januari.

Savoi yang partainya terkenal akan keburukannya membenci Islam mengatakan bahwa keberadaan pekerja muslim di sejumlah kantor dapat menjadi ancaman keamanan.

"Ada informasi sensitif di meja kerja kami dan mereka bisa melakukan apa saja," sinis Savoi.

Dia juga menyarankan kepada Kessler agar tiap perusahaan merubah kontrak kerja mereka dengan memutuskan kontrak pekerja muslim.

Liga Utara sudah sejak lama menyebarluaskan paham rasisnya di Italia dan menuai banyak kritik. Bahkan juga dijuluki BNP-nya Italia, merujuk pada partai sayap kanan di Inggris.

Menganggap dirinya sebagai pembela akar kristen di Italia, Liga Utara memulai misi diskriminasinya dengan menutup sebuah masjid di daerah utara kota Verona di bulan Mei 2008.

Bulan September 2009 silam juga menggagalkan pembangunan sebuah masjid di daerah utara kota Bologna.

Kelompok anti Islam ini juga telah mempersiapkan draft aturan pelaranga n kubah seperti yang telah terjadi di Swiss.

Menurut perkiraan tidak resmi, terdapat 1.2 juta pemeluk Islam di Italia, termasuk 20.000 mualaf.

[muslimdaily.net/IOL]




Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Ratusan Polisi New York yang Selamat Pada Serangan ...

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed