Kebencian terhadap Islam di Eropa semakin menjadi-jadi. Partai anti imigran Italia, Liga Utara yakin bahwa keberadaan muslimah yang menjadi pekerja di negeri pizza itu merupakan sebuah ancaman keamanan dan harus ditindak.
"Usir orang-orang Islam ini dari kantor kita," tulis Alessandro Savoi, pimpinan partai Liga Utara di provinsi Trento dalam sebuah surat yang ditujukan kepada pimpinan dewan parlemen Giovanni Kessler seperti yang dikutip harian the Repubblica, Jumat 8 Januari.
Savoi yang partainya terkenal akan keburukannya membenci Islam mengatakan bahwa keberadaan pekerja muslim di sejumlah kantor dapat menjadi ancaman keamanan.
"Ada informasi sensitif di meja kerja kami dan mereka bisa melakukan apa saja," sinis Savoi.
Dia juga menyarankan kepada Kessler agar tiap perusahaan merubah kontrak kerja mereka dengan memutuskan kontrak pekerja muslim.
Liga Utara sudah sejak lama menyebarluaskan paham rasisnya di Italia dan menuai banyak kritik. Bahkan juga dijuluki BNP-nya Italia, merujuk pada partai sayap kanan di Inggris.
Menganggap dirinya sebagai pembela akar kristen di Italia, Liga Utara memulai misi diskriminasinya dengan menutup sebuah masjid di daerah utara kota Verona di bulan Mei 2008.
Bulan September 2009 silam juga menggagalkan pembangunan sebuah masjid di daerah utara kota Bologna.
Kelompok anti Islam ini juga telah mempersiapkan draft aturan pelaranga n kubah seperti yang telah terjadi di Swiss.
Menurut perkiraan tidak resmi, terdapat 1.2 juta pemeluk Islam di Italia, termasuk 20.000 mualaf.
[muslimdaily.net/IOL]
