• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Viva Palestina Tiba di Mesir Untuk Masuk Ke Gaza
Diposting Selasa, 05-01-2010 | 05:57:24 WIB

Konvoi bantuan kemanusiaan Viva Palestina yang ke 3 telah tiba di kota pelabuhan Mesir El Arish untuk menuju perbatasan Rafah dan masuk ke Jalur Gaza.

Sebuah kapal Turki yang membawa robongan konvor dari pelabuhan Lattaki, Suriah, telah tiba di Mesir hari Ahad malam, demikian keterangan dari kepala pelabuhan El Arish, Gamal Abdel Maqsoud.

Kapal tersebut membawa 250 kendaraan peserta konvoi yang akan berlabuh di pelabuhan dan munuju Jalur Gaza melalui perbatasan Rafah, demikian laporan kantor berita Mesir MENA.

Lebih lanjut konvoi bantuan internasional tersebut membawa 528 aktivis kemanusiaan dari 17 negara.
5 orang anggota parlemen Turki jugu turut serta dalam konvoi yang dimulai dari Inggris tersebut hari Senin.

Rombongan konvoi berharap dapat memasuki Gaza pada Selasa malam dan akan menetap selama 24 jam untuk menyalurkan bantuan medis dan kemanusiaan kepada pihak yang berwenang di Gaza.

Konvoi kemanusiaan yang berangkat dari London tanggal 6 Desember tersebut sebenarnya dijadwalkan tiba di Gaza pada tanggal 27 Desember, namun sedikit halangan dari pemerintah Mesir memperlambat jalannya konvoi.

Setelah tiba di pelabuhan Aqaba Yordania, pemerintah Mesir menolak dan menuruh kembali melalui Suriah dengan rute yang lebih panjang. Jika melalui Yordania mereka akan memakai jalur ke pelabuhan yang terdekat yakni pelabuhan Nuweiba di Laut Merah. Kairo hanya memberi izin melalui pelabuhan El Arish di Laut Mediterania.

Sejumlah bantuan internasional berduyun duyun ingin masuk ke Gaza. Patut dipertanyakan bagaimana aksi negara-negara Arab yang melihat giatnya aktivis internasional memberikan bantuan, sementara mereka tidak banyak berkasi dan cenderung diam.

[muslimdaily.net/ptv]




Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Ratusan Polisi New York yang Selamat Pada Serangan ...

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed