4 tentara penjajah Amerika dan 1 orang tentara Inggris tewas dalam 2 serangan terpisah di Afghanistan selatan.
Tentara yang tewas adalah tentara yang berperang di bawah kendali NATO yang tergabung dalam ISAF (International Security Assistance Force). Mereka tewas hari Ahad 3 Januari, demikian pernyataan NATO dalam sebuah rilis press hari Senin kemarin.
Tentara Amerika tewas setelah terkena ledakan bom rakitan, demikian isi pernyataan tersebut tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.
Sementara itu, seorang tentara Inggris tewas karena terkena ledakan bom ranjau darat,di Afghanistan selatan, demikian keterangan dari pejabat tentara Inggris.
Seorang tentara Inggris yang berasal dari Batalyon 1 Resimen Kerajaan Inggris tewas setelah ledakan menghantamnya saat dia melakukan patroli jalan kaki menyusuri wilayah provinsi Helmand.
Pada tahun 2009 lalu, jumlah tentara Amerika yang tewas di Afghanistan berlipat ganda dari jumlah yang tewas tahun 2008.
[muslimdaily.net/ptv]
