Kabul - Allahu Akbar, seseorang meledakkan rompi bom pada dirinya di basis militer di Afghanistan timur hari Rabu kemarin, dalam aksi tersebut delapan orang Amerika tewas, menurut keterangan pejabat Amerika.Ledakan terjadi di "Basis Operasi Depan Chapman" di propinsi Kost dekat perbatasan Afghanistan-Pakistan.
Juru bicara departemen Amerika Ian Kelly, mengkonfirmasi kebenaran delapan orang Amerika yang mati pada serangan ini.
Di Kabul, jurubicara pasukan koalisi internasional mengatakan, tidak ada tentara Amerika maupun NATO yang tewas dalam ledakan di Chapman, basis di Chapman ini digunakan sebagai basis terdepan untuk usaha rekonstruksi dan operasi sipil di seluruh Afghanistan. Keterangan ini menyimpulkan jika delapan orang Amerika yang tewas tersebut bukan tentara ataupun militer tetapi warga sipil Amerika yang berada di basis tersebut. Kantor berita BBC London menyebutkan ledakan terjadi di tempat gym atau pusat kebugaran.
Seorang penyerang menggunakan rompi bom yang menyebabkan ledakan tersebut, menurut pernyatan pejabat senior Amerika di Washington. Seorang pejabat senior Amerika lainnya di Washington mengatakan disana ada kesimpangsiuran laporan menganai angka kematian, namun dikatakan jika sejumlah orang turut terluka dalam serangan itu. Pejabat Washington tersebut berbicara dalam kondisi tidak resmi, karena belum semua detil insiden selesai dikonfirmasikan secara resmi oleh pemerintah Amerika.
Wazir Pacha, jurubicara polisi di propinsi Khost mengatakan, penduduk lokal mendengar ledakan besar dari dalam basis, setelah itu terlihat dua buah helikopter mendarat di basis militer Amerika tersebut.
[muslimdaily.net/ap]
