• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
8 Sipil Amerika Tewas dalam Ledakan di Afghanistan
Diposting Kamis, 31-12-2009 | 05:40:02 WIB
Kabul - Allahu Akbar, seseorang meledakkan rompi bom pada dirinya di basis militer di Afghanistan timur hari Rabu kemarin, dalam aksi tersebut delapan orang Amerika tewas, menurut keterangan pejabat Amerika.

Ledakan terjadi di "Basis Operasi Depan Chapman" di propinsi Kost dekat perbatasan Afghanistan-Pakistan.

Juru bicara departemen Amerika Ian Kelly, mengkonfirmasi kebenaran delapan orang Amerika yang mati pada serangan ini.

Di Kabul, jurubicara pasukan koalisi internasional mengatakan, tidak ada tentara Amerika maupun NATO yang tewas dalam ledakan di Chapman, basis di Chapman ini digunakan sebagai basis terdepan untuk usaha rekonstruksi dan operasi sipil di seluruh Afghanistan. Keterangan ini menyimpulkan jika delapan orang Amerika yang tewas tersebut bukan tentara ataupun militer tetapi warga sipil Amerika yang berada di basis tersebut. Kantor berita BBC London menyebutkan ledakan terjadi di tempat gym atau pusat kebugaran.

Seorang penyerang menggunakan rompi bom yang menyebabkan ledakan tersebut, menurut pernyatan pejabat senior Amerika di Washington. Seorang pejabat senior Amerika lainnya di Washington mengatakan disana ada kesimpangsiuran laporan menganai angka kematian, namun dikatakan jika sejumlah orang turut terluka dalam serangan itu. Pejabat Washington tersebut berbicara dalam kondisi tidak resmi, karena belum semua detil insiden selesai dikonfirmasikan secara resmi oleh pemerintah Amerika.

Wazir Pacha, jurubicara polisi di propinsi Khost mengatakan, penduduk lokal mendengar ledakan  besar dari dalam basis, setelah itu terlihat dua buah helikopter mendarat di basis militer Amerika tersebut.

[muslimdaily.net/ap]


Tweet

Top View

  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom
  • Muslimah Inggris Belajar Beladiri
  • Ratusan Polisi New York yang Selamat Pada Serangan ...

Latest Post

  • Lawan Hari Valentine Dengan Gerakan Menutup Aurat
  • Malaysia Tahan Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
  • Uskup Agung Ortodoks Romawi Mengecam Zionis ...
  • (Opini Warga Suriah) Bagaimana Nasib Ummat Islam ...
  • Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di ...
  • Aktifis Islam Tolak Pemogokan Massal di Mesir
  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed