• Berita
    • Berita Lokal
    • Berita Dunia
    • Berita Ekonomi & Bisnis
    • Berita Teknologi
    • Berita Medis
    • Berita Sport
  • Artikel
    • Studi Islam
    • Info Manca Negara
    • Santai
    • Hukum
  • Opini
    • Special Feature
    • Opini
    • Wawasan Islam
  • Konsultasi
    • Syariah
    • Hukum
  • Wanita
  • Berita Anda
  • Surat Pembaca
  • Video
  • Download
  • Wisata
  • RSS
Home » Berita » Internasional » Detail
Kepala Rabi : Tentara Israel Yang Tunjukkan Belas Kasihan adalah "Terkutuk"
Diposting Selasa, 24-11-2009 | 08:41:28 WIB
Rabbi Yahudi tersebut mengutip dari kitab Yeremiah: "Terkutuk bagi mereka yang menahan pedang mereka dari darah".

Kepala rabi Tentara Israel (IDF) mengatakan hal tersebut kepada para muridnya dalam program pra-militer yeshiva baru-baru ini, dalam program itu si rabi menyatakan jika tentara yang menunjukkan "belas kasihan" kepada musuhnya pada saat berperang akan "dikutuk", lapor Haaretz.

Brigjen Avichai Rontzki juga mengatakan kepada murid-muridnya bahwa orang yang beragama akan menjadikan pasukan yang lebih baik.

Berbicara di wilayah pendudukan Tepi Barat, Rontzky merujuk pada ceramah Maimonides dalam hukum-hukum peperangan. Ia mengutip bagian dari kitab Yeremiah yang berbunyi : "Terkutuk bagi ia yang bekerja bagi Tuhan dengan malas, dan terkutuk bagi mereka yang menahan pedangnya dari darah".

"Pada saat perang, siapapun dia yang bertempur tidak dengan hati dan jiwanya maka akan dikutuk - ia akan dikutuk jika menahan pedangnya dari pertumpahan darah, jika ia menunjukkan belas kasihan kepada musuhnya, seharusnya belas kasihan tidak ia tampakkan", kata Rontzky.

Rontzky juga merujuk khusus kepada para tentara IDF (Israel Defense Forces) saat operasi Cast Lead /pembantaian Gaza awal tahun ini.

"Terima kasih kepada Tuhan bahwa rakyat Israel telah bersatu untuk memahami bagaimana seharusnya bertempur. Salah satu pembaruan utama adalah serangan ofensive pada saat bertempur - bukan hanya semacam misi-misi atau penangkapan.

"Kita semua ingat pada awal peperangan, dengan serangan-serangan utama dari 80 pesawat pembom yang menyerang di berbagai tempat, kemudian artileri, serangan mortar dan tembakan tank-tank dan seterusnya dalam peperangan", masih kata Rontzky.

"Semuanya berperang dengan segenap hati dan jiwa, dan termasuk keberanian mereka tentu saja, juga bertempur dengan segala kemampuan yang mereka miliki - berperang untuk menentukan misi yang sebenarnya ", tambahnya.

"Dalam perang Israel, ksatria adalah Tuhan yang ditakuti orang, orang yang sholeh, orang yang tidak mempunyai dosa ditangan mereka", katanya.

Nampaknya tentara Israel ini memang sejak dini didoktrin menjadi seorang tentara Yahudi yang bengis tanpa rasa belas kasihan dan itu pun dibenarkan oleh kitab-kitab mereka sendiri.

Jadi sekarang anda tahu siapa teroris tanpa belas kasihan yang sebenarnya, yang membabi buta main bunuh saja.

[muslimdaily.net/meo]


Tweet

Top View

  • Aktivis Afghanistan: Kemenangan Taliban Lebih ...
  • Modus Pemurtadan, Kenalan di Facebook, Kabur, ...
  • Aktor Liam Neeson Pertimbangkan Masuk ...
  • Warga Yahudi Amerika Merasa Dihina dengan Iklan ...
  • Hingga Masjid di London pun tak Sanggup Menampung ...
  • Polisi Amerika Kini Pesan Senjata dari Produsen ...
  • Said Aqil Kembali Serang 'Wahabi'
  • Bedah Buku Kritik dan Koreksi Deradikalisasi BNPT ...
  • Amir Imarah Islam Kaukasus: 'Jangan Bunuh Warga ...
  • Pemimpin Milisi Anti-Taliban Tewas dibom

Latest Post

  • MUI Minta Pertandingan Bola di Tangerang Distop
  • Polisi Dukung Demonstran dalam Unjuk Rasa di ...
  • 60 Persen Koruptor di Indonesia Adalah Pegawai ...
  • Ulama NU Aceh Tegas Haramkan Valentine Day, MUI ...
  • Partai Islam Malaysia Kampanyekan Valentine Haram, ...
  • Zionis Israel Khawatir “Senjata Musuh” Jangkau ...
  • Zionis Israel Lanjutkan Gali Terowongan Di Bawah ...
  • Prancis Buka Pemakaman Muslim Resmi Pertama
  • Ratusan Polisi New York yang Selamat Pada Serangan ...
  • Mata-mata Al Qaidah Terbunuh dalam Pertempuran di ...

Advertising

Copyright ©2012 MuslimDaily. All Rights Opened
About | Contact Us | Info Iklan | Privacy Policy | Site Map | Banner | Term of Use | Donate Us | Rss Feed