Penghancuran Masjid Babri Telah Direncanakan

Diposting pada Selasa, 24-11-2009 | 06:59:43 WIB

Kelompok nasionalis Hindu yang mengisi tempat di pemerintahan dan oposisi di India berperan dalam penghancuran masjid Babri yang bersejarah tahun 1992, demikian menurut laporan investigasi yang dilakukan selama 17 tahun.

Mantan perdana mentri Atal Bihari Vajpayee menjadi bagian dari 'rencana  matang' penghancuran masjid yang sudah berdiri sejak abad ke 16 tersebut, demikian kutipan bocoran dari investigasi yang dipublikasikan oleh harian Indian Express, Senin 23 November.

Yang juga turut terlibat adalah LK. Advani, salah satu pemimpin partai  Bharatiya Janata Party (BJP) yang kemudian menjadi wakil perdana mentri.

 

Advani berkeliling sepanjang India tahun 1990 untuk mencari dukungan kampanyenya membangun sebuah candi di sebelah masjid Babri di kota Ayodhya di daerah utara negara bagian Uttar Pradesh.
Gerombolan militan Hindu merusak masjid tahun 1992 dengan menyatakan bahwa masjid tersebut berdiri di tempat kelahiran dewa Rama.

Pengrusakan masjid ini memicu kerusuhan terburuk pasca pemisihan India dengan negara bagiannya yang Islam (Pakistan dan Bangladesh) tahun 1947 dan menelan korban jiwa hingga 2.000 orang yang kebanyakan dari kalangan umat Islam.

Komisi Liberhan kemudian dibentuk 10 hari setelah pengrusakan. Setelah 17 tahun investigasinya, komisi tersebut telah melaporkan hasilnya tanggal 30 Juni tahun ini.

Laporan ini mengindikasikan terlibatnya juga berbagai kelompok pergerakan garis keras Hindu seperti Sangh Parivar, Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), World Hindu Council (VHP) dan  Army of Shiv (Shiv Sena).

Investigasi tersebut akan secara resmi diumumkan dalam waktu dekat ini, dan menyangkal apa yang selama ini pemerintah katakan bahwa penghancuran masjid bersejarah ini karena kekerasan yang spontan.

Laporan ini menyimpulkan bahwa apa yang terjadi terhadap masjid Babri merupakan hasil dari perencanaan yang matang.

Salah satu indikasinya menurut komisi tersebut adalah adanya mobilisasi  masa. Penghancuran terhadap masjid pun terlihat begitu mudah dengan tersedianya alat dan material untuk menghancurkan.

Selanjutnya, juga terdapat banyak sekali berhala yang dipersiapkan untuk dipasang di dalam candi yang dibawa dalam kerusuhan.

[muslimdaily.net/iol]